Dua Hari, di Banyumas ada Empat Lokasi Longsor

Editor: Mahadeva

BANYUMAS – Dalam dua hari terakhir, Jumat sampai Sabtu (18-19/1/2019) terjadi longsor di empat lokasi di wilayah Kabupaten Banyumas. Kendati tidak ada korban jiwa, kejadian tersebut merusak jalan desa serta beberapa rumah warga.

Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Kusworo – foto Hermiana

Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Kusworo, mengatakan, longsor terjadi pada wilayah yang mempunyai kontur tanah labil. Hujan lebat yang turun cukup lama, dapat dengan mudah mengakibatkan terjadinya pergerakan tanah. ʺLongsor yang sampai merusak rumah warga yaitu di Desa Jambu, Kecamatan Wangon. Tiga rumah warga tertimpa longsoran dari jalan yang ambles, karena posisi jalan yang lebih tinggi dari rumah warga,ʺ jelasnya, Sabtu (19/1/2019).

Longsor di Desa Jambu, terjadi pada Jumat (18/1/2019). Sabtu (19/1/2019), BPBD bersama dengan Koramil setempat, Polsek Wangon, Tagana serta unsur lainnya, melakukan kerja bakti membersihkan material longsor.

Rumah warga yang mengalami kerusakan, milik Hamim Nurohman (42), bagian teras rumah retak cukup dalam. Kemudian rumah milik Jakiem (65), yang bagian dapurnya tertimpa longsoran jalan, serta rumah milik Kasidi (80). Selain tiga rumah warga tersebut, empat rumah lainnya juga terancam longsor, karena berada di dekat jalan yang memiliki ketinggian empat meter tersebut.

Pada Jumat, juga terjadi longsor di Desa Karanggitung, Kecamatan Kemranjen. Jalan desa setempat, longsor sepanjang 20 meter dan lebar enam meter. Tebing yang longsor memiliki ketinggian 1,5 meter. Longsor juga terjadi di Grumbul Cingrang, Desa Purbadana, Kecamatan Kembaran dan Desa Kebanggan, Kecamatan Sumbang. Jalan Kyai Panumbang yang merupakan jalan kabupaten di desa tersebut ambles sampai satu meter.

Hujan deras serta tekanan beban dari kendaran-kendaraan yang melintas membuat jalan Kyai Panumbang ambles. ʺKondisi tanah pada jalan tersebut juga labil, sehingga tidak kuat menahan tekanan beban saat hujan lebat. BPBD bersama perangkat desa sudah memasang rambu peringatan di lokasi longsor dan sudah kita laporkan ke Pemkab Banyumas supaya secepatnya diperbaiki, karena jalan tersebut merupakan akses jalan yang cukup padat dilalui kendaraan,ʺ terang Kusworo.

Lihat juga...