DPRD Soroti Kegagalan Balikpapan Raih Adipura Kencana

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

BALIKPAPAN — Gagalnya Kota Balikpapan memperoleh Adipura Kencana menjadi sorotan sejumlah kalangan, salah satunya dari DPRD. Pada tahun sebelumnya, daerah tersebut mampu memperolehnya, namun pada tahun ini hanya mampu membawa pulang penghargaan adipura.

Adipura Kencana
Anggota DPRD Balikpapan Rustam Djaseli. Foto: Ferry Cahyanti

Anggota DPRD Balikpapan, Rustam Djaseli menilai, gagalnya kota Madinatul Iman ini meraih adipura kencana karena sepanjang dua tahun terakhir ini kebersihan lingkungan mengalami penurunan.

“Sekarang ini Balikpapan tambah kotor sepanjang dua tahun terakhir ini. Menurun sekali,” ucapnya menanggapi gagalnya Balikpapan memperoleh Adipura Kencana.

Menurutnya, kota ini terlihat bersih hanya di kawasan tertentu saja. Misalnya, kompleks perumahan Pertamina, kawasan Bandara Sepinggan termasuk di perumahan elit Balikpapan Baru dan jalan-jalan utama .

“Tapi kalau di jalan lainnya, katakanlah Jalan Jenderal Ahmad Yani, kan agak kotor. Dulu itu, setiap habis hujan, jalan disemprot untuk menyingkirkan pasir-pasir, tapi sekarang sudah jarang dilakukan,” sebutnya.

Rustam juga menyarankan kepada Pemerintah Kota Balikpapan untuk menciptakan inovasi terbaru dengan menggandeng kalangan muda yang kreatif.

“Pemuda milenial sekarang pasti mau kalau diajak berperan aktif. Gandeng generasi muda untuk menciptakan inovasi dalam menjaga lingkungan,” tuturnya.

Selain itu, Pemkot juga harus belajar dari Surabaya yang telah menjadi ikon sebagai kota terbersih dengan taman terbagus di Indonesia.

Tanggapan lain juga datang dari anggota DPRD, Riri Saswita Diano. Ia mengusulkan agar kegiatan seperti Jumat Bersih kembali digalakan. Itu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kembali meningkat.

“Perhatikan juga kebersihan taman. Jangan cuma semangat membangun, tapi malah kurang perawatan. Itu biasanya juga masuk dalam penilaian,” katanya, Rabu (16/1/2019).

Tidak hanya peningkatan dan perawatan kebersihan, pihaknya juga berharap adanya berbagai inovasi terbaru untuk menjaga kebersihan lingkungan. Terutama dalam menanggulangi sampah baik di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) atau pun di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manggar.

“Gorong-gorong juga harus diperhatikan, jangan sampai terjadi penumpukan sampah sehingga menyebabkan banjir,” pungkasnya.

Lihat juga...