Pelaku UKM Banyumas Siapkan Pasar Wengi Ngapak
PURWOKERTO – Pelaku Usaha Kecil Dan Menengah (UKM) se-eks Keresidenan Banyumas, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Forum UKM Banyumas Raya (Forumara), menyiapkan kegiatan Pasar Wengi Ngapak, yang ditujukan untuk menggugah jiwa kewirausahaan warga setempat.
“Rencananya, pergelaran perdana kegiatan Pasar Wengi Ngapak ini, akan diselenggarakan di Pendopo Wakil Bupati Banyumas pada hari Sabtu (10/11/2018), pukul 14.00 WIB hingga 22.00 WIB,” kata Ketua Forumara, Rendry Bayu P, Jumat (2/11/2018).
Pasar Wengi Ngapak memiliki konsep edukasi, dengan memberi gambaran bagi para pengunjung, tentang wirausaha. Sehingga masyarakat akan tergugah, untuk berwirausaha dan dapat memunculkan wirausahawan baru.
Selain itu, Pasar Wengi Ngapak juga bisa untuk rekreasi, karena konsep yang ditawarkan berkelas, namun dibungkus dengan kreasi yang unik sebagai sarana hiburan. “Edukasi diberikan di setiap stan, dengan melahirkan inovasi-inovasi baru baik bagi pelaku UKM maupun calon wirausaha. Semua terbungkus dalam Pasar Wengi Ngapak yang kreatif inovatif dan dinamis,” tandasnya.
Rendry mengatakan, Pasar Wengi Ngapak yang akan digelar satu bulan sekali, akan mengambil lokasi berpindah-pindah. Seperti halnya pasar malam. Kegiatannya bakal menjadi media promosi, serta membantu pemasaran produk dari pelaku UKM.
Hal itu dilakukan demi kemandirian UKM yang kreatif, inovatif, dan dinamis, dengan orientasi pasar hingga ke luar negeri. Pasar Wengi Ngapak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku UKM untuk mempromosikan produknya masing-masing. Kendati demikian, jumlah peserta Pasar Wengi Ngapak dibatasi hingga kisaran 100 pelaku UKM, karena keterbatasan tempat.
“Mereka merupakan para pelaku UKM dari Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara. Produk yang akan dipasarkan di antaranya berupa makanan, minuman, kerajinan tangan, dan hasil pertanian,” katanya.
Ketua Bidang Pengembangan Fumara, Cocos Trisada, mengatakan, Pasar Wengi Ngapak merupakan satu-satunya kegiatan pasar malam yang penuh dengan kreativitas. Keberadaanya akan berbeda dengan pasar-pasar malam yang ada selama ini.
Oleh karena itu, pelaku UKM yang mengikutinya, harus lebih kreatif dalam memajang produknya, dan tidak asal berjualan. “Kami berharap kegiatan Pasar Wengi Ngapak bisa menjadi magnet ekonomi kreatif yang mendukung pengembangan sektor pariwisata dan pengenalan produk lokal bermutu,” katanya. (Ant)