Kuliner, Dominasi Usaha Mikro di Sukabumi
SUKABUMI – Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mencatat jumlah UMKM di daerah tersebut ada 24.159. Usaha mikro mendominasi dari sisi jumlah UMKM di Sukabumi.
“Dari pandataan yang kami lakukan dari 24.159 unit pelaku UMKM, sebanyak 21.004 merupakan pelaku usaha mikro, sementara untuk pengusaha kecil ada 2.737 unit, dan usaha menengah sebanyak 418 unit,” kata Kepala Disdagkop UKM Kabupaten Sukabumi, Asep Japar, Kamis (29/11/2018).
Pelaku UMKM di Sukabumi, mayoritas bergerak di usaha kuliner, walau ada beberapa yang bergerak di kerajinan tangan. Produk usahanya biasa langsung dijual kepada konsumen. Dan saat ini tidak sedikit yang sudah memanfaatkan media sosial untuk melakukan pemasaran. Keberadaan pelaku UMKM, sangat membantu meningkatan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat. Sudah terbukti, sektor UMKM menjadi bidang ekonomi paling kuat, saat diterpa krisis ekonomi. Dan bisa menjadi tiang penyangga perekonomian daerah.
Selain itu, semakin meningkatnya pelaku UMKM, membantu Pemkab Sukabumi dalam pengentasan dan penurunan angka pengangguran. Setiap UMKM, membutuhkan tenaga kerja yang bisa dimanfaatkan untuk memberdayakan warga sekitar.
Saat ini, Pemkab Sukabumi tengah menggencarkan promosi objek wisata, yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan UMKM, dengan memberikan pembinaan hingga bantuan modal usaha. “UMKM saat ini menjadi salah satu sektor utama kami dalam peningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat, karena membantu program-program pemerintah seperti menekan angka kemiskinan, pengangguran dan lain-lain,” tambahnya.
Di Sukabumi, sudah ada sekira 6.000 pelaku UMKM, yang langsung dibina oleh Disdagkop UKM Sukabumi. Pembinaan dilakukan secara kolaborai dengan instansi lain, seperti Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. (Ant)