Jamu Persiraja, PSS Tentukan Nasib di 8 Besar Liga 2

Editor: Mahadeva WS

SLEMAN – PSS Sleman bakal melakoni laga pamungkas di babak delapan Besar Liga 2, 2018, dengan menjamu Persiraja Banda Aceh, Rabu (21/11/2018). Laga tersebut, menjadi penentu kiprah Super Elang Jawa di babak delapan besar.

PSS butuh kemenangan, untuk memastikan langkah ke semifinal. Saat ini, posisi PSS di peringkat dua dengan poin tujuh, masih sangat rawan goncangan. Bila sampai bermain imbang, PSS terpaksa menunggu hasil pertandingan antara Madura FC melawan tamunya Persita Tangerang.

Bila Persita mampu menahan Madura FC, maka PSS yang bermain imbang dengan Persiraja, masih bisa lolos ke semifinal. PSS dan Persita akan sama-sama memiliki poin delapan, namun PSS unggul head-to-head dengan rivalnya. Sebaliknya, bila PSS sampai kalah, mereka dipastikan tersingkir. Ini yang menjadikan pelatih PSS Seto Nurdiantara mematok kemenangan di laga penentuan tersebut. Dia tidak ingin anak asuhnya, berharap pada hasil pertandingan tim lain.

“Ini laga penentuan yang harus dimenangkan. Hanya dengan meraih poin penuh yang mengantarkan PSS ke semifinal. Bila imbang, kami masih harus menunggu pertandingan lain. Jadi, kami tidak ingin bergantung pada pertandingan lain. Untuk itu kami harus menang di laga terakhir ini,” ujar Seto.

Seto mengklaim, saat ini, pemain tidak terbebani, meski harus memenangkan laga yang kembali bisa disaksikan oleh suporter. Namun Dia, juga meminta, pemain untuk mewaspadai Persiraja. “Persiraja tetap harus diwaspadai. Apalagi, mereka hanya butuh hasil imbang untuk lolos. Tetapi kami sudah bertekad memenangkan laga ini. Kami punya keyakinan 100 persen. Pemain sama sekali tidak terbebani. Mereka justru termotivasi untuk memenuhi target itu. Kemenangan besar atas Persita telah menaikkan semangat pemain,” tandasnya.

PSS kemungkinan masih belum diperkuat gelandang bertahan Arie Sandy, dan striker Qischil Gandrum, yang cidera. Hanya saja, Arie dinilai Seto, lebih berpeluang dimainkan karena sudah pulih dari cidera. Arie juga sudah mengikuti latihan.

Pelatih Persiraja, Achyar Ilyas, menegaskan, timnya berharap bisa mengambil poin di laga terakhir ini. Meski bertengger di puncak klasemen dengan poin sembilan, posisi mereka belum sepenuhnya aman. Bila sampai kalah dan Persita menang atas Madura FC, mereka dipastikan tersingkir. Sebaliknya, PSS dan Persita yang lolos ke semifinal. Bila sukses menahan PSS, maka Persiraja yang lolos dan satu tiket lagi diperebutkan Madura FC dan Persita.

Namun bila Persiraja kalah dan Madura yang menang, maka mereka masih bisa lolos. Meski Persiraja dan Madura FC sama-sama memiliki poin sembilan, namun Persiraja unggul head-to-head. “Kami akan tampil maksimal, karena ingin lolos ke semifinal. Kami tahu PSS tim yang bagus. Mereka juga tampil di hadapan pendukungnya. Namun kami datang dari Aceh tidak untuk dipermalukan,” kata Achyar.

Lihat juga...