United Risih, Pogba Diminta Tutup Mulut

Editor: Mahadeva WS

Paul Pogba pada salah satu laga mendapat pengawalan ketat pemain lawan. Foto: manutd.com / Sodik

MANCHESTER – Hubungan Paul Pogba dan manajer Manchester United, Jose Mourinho, memang kurang baik. Gelandang asal Perancis itu, blak-blakan mengungkap hubungannya tersebut kepada media. Dan hal itu cukup menggangu kondisi di The Red Devils.

Kabar yang dilansir media di Inggris menyebut, United akhirnya memerintah Pogba untuk tutup mulut. Pogba dilarang membicarakan disfungsi hubungannya dengan Jose Mourinho, juga kemungkinan hengkangnya dari Old Trafford. Kabar tersebut, tentu saja sangat mengejutkan, mengingat Pogba sejak 12 bulan terakhir, telah menegaskan bahwa Dia tidak cukup senang dengan peran yang diberikan Mourinho kepadanya, di dalam skuad The Red Devils.

Eks pemain Juventus tersebut, tidak sreg dengan permainan negatif ala Mourinho. Kini, gelandang berusia 25 tahun itu mengungkapkan, klub melarangnya berbicara kepada media. Ia diminta untuk diam, setelah Setan Merah takluk 0-1 dari mantan klubnya, Juventus, di Liga Champions beberapa hari lalu. “Saya tidak bisa bicara, saya tidak diperbolehkan bicara. Saya ingin, tapi mereka tidak mengizinkannya. Mereka sudah bilang saya tidak boleh bicara,” ungkap Pogba seperti dilansir salah satu media, Mingu (28/10/2018).

Larangan bagi Pogba untuk bicara ke media bukan kali ini saja. Setelah United kalah dari Valencia, ia juga sempat dilarang bicara, sebelum akhirnya diperbolehkan kembali. Tapi kali ini, larangan itu muncul lagi, meski belum diketahui pasti, apakah larangan itu datang dari Mourinho atau manajemen.

Bagi Pogba, kondisi ini jelas sangat tidak mengenakkan, dan membuat posisinya di Old Trafford kian sulit dipertahankan. Di balik kisruh tersebut, dua klub raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona, diketahui intens melakukan monitor. Tak terkecuali Paris Saint-Germain (PSG) dan Juventus.

Renggangnya hubungan pemain dan manajernya ini, sudah terendus sejak Mei lalu. Saat itu, bos Manchester City, Pep Guardiola, mengaku ditanyai agen Pogba, Mino Raiola, terkait kemungkinan memboyong bintang Timnas Perancis itu, pada bursa transfer musim dingin. Pogba kemudian kembali menegaskan, adanya persoalan antaranya dirinya dengan Mourinho saat Piala Dunia di Rusia. Persoalan itu tidak terselesaikan, dan kian menjadi lebih rumit pada musim ini.

Pada September, ban wakil kapten yang disandang Pogba dilepas. Pogba dinilai tidak merepresentasikan semangat klub. Beberapa hari kemudian, keduanya terlibat ketegangan di depan kamera TV, di awal sesi latihan. Ketegangan tersebut, berkaitan dengan penggunaan media sosial oleh pemain yang dipersoalkan Mourinho.

Lihat juga...