Sumur di Tanah Bumbu Mengering, Warga Kesulitan Air Bersih
BATULICIN — Sebagian warga Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada musim kemarau ini kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan mandi, cuci baju, dan kebutuhan sehari-hari lainnya.
Salah satu warga Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, Mariono mengatakan, musim kemarau di daerah tersebut sudah berlangsung kurang lebih dua bulan.
“Dengan kondisi tersebut dearah yang rentan dengan kekeringan sangat sulit untuk mendapatkan air bersih,” katanya, di Batulicin, Senin (1/10/2018).
Sumur gali milik masyarakat sudah hampir dua pekan ini mengering, tidak keluar sumber air sehingga sebagian warga terpaksa membeli air dari kecamatan lain dengan harga yang bervariasi.
Mariono mengatakan, agar dapat memenuhi kebutuhan air bersih sebagian warga ada yang berinisiatif menggali sumurnya lebih dalam untuk mendapatkan sumber air, namun hal tersebut tidak membuahkan hasil.
Semakin dalam sumur yang digali, ternyata pada sumur yang memiliki kedalaman lebih 4 meter – 8 meter itu tetap saja tidak ditemukan sumber air.
Saat ini warga yang kesulitan mendapatkan air bersih mulai khawatir, apabila kemarau semakin lama sehingga sumur mereka akan semakin kering tidak dapat mengeluarkan air.
Oleh karenanya mereka meminta pemerintah daerah segera dapat mencarikan solusi untuk krisis air bersih tersebut.
Warga yang tinggal dipermukiman yang berdekatan dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tersebut mengharapkan, bisa mendapatkan layanan air bersih dari perusahaan daerah itu.
“Banyak warga sangat mengharapkan dengan keberadaan PDAM bisa segera dipasang instalasi pipa penyaluran air bersih, sehingga saat musim kemarau tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih dan layak konsumsi,” kata Mariono. [Ant]