Program Pertanian Wilayah Perbatasan Dilanjutkan

Ilustrasi sawah - Dokumentasi CDN

BOGOR — Kementerian Pertanian bersama Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP), Kementerian Dalam Negeri melanjutkan program membangun sumber daya manusia pertanian di wilayah perbatasan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, penelitian, dan praktek kerja lapang pada 2019.

“Ini tahun kedua program membangun SDM pertanian di wilayah perbatasan melibatkan Polbangtan, tahun pertama 2018 akan berlangsung di tahun 2019,” kata Biro Perencanaan BNPP Kemendagri, Anny Justiani di Bogor, Rabu (3/10/2018).

Anny mengatakan hal tersebut dalam kegiatan Penyusunan Petunjuk Pelaksana Kegiatan Peningkatan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Vokasi melalui Pengabdian kepada Masyarakat, Penelitian dan Praktik Kerja Lapang di wilayah Perbatasan pada 2019 yang berlangsung di Kota Bogor, Jawa Barat.

Menurut dia kegiatan pendampingan masyarakat perbatasan melalui pengabdian kepada masyarakat, penelitian, dan praktik kerja lapang yang dilaksanakan oleh Polbangtan mendapat respon positif dari pemerintah daerah yang menjadi target program.

Hasil evaluasi menunjukkan kegiatan pendampingan pertanian dan peternakan yang dilakukan mahasiswa serta dosen Polbangtan di lima daerah yang ada di tiga provinsi yakni Kalimantan Barat, Papua, dan Nusa Tenggara Timur.

“Pemda dan masyarakat sangat terbantu, mereka tidak menyangka mahasiswa masih mau masuk ke wilayah membantu mereka di sawah, malah Pemda setempat ingin program ini diperpanjang dari satu bulan jadi dua bulan,” katanya. [Ant]

Lihat juga...