Penyuluh Pertanian di Mamuju Ujung Tombak Petani

MAMUJU — Bupati Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, Habsi Wahid mengatakan, penyuluh pertanian merupakan ujung tombak para petani.

“Harus diakui, kita masih kekurangan pemanfaatan teknologi pertanian sehingga penyuluh yang merupakan ujung tombak petani dapat mendampingi mereka dalam penerapan teknologi, sebab biarpun teknologinya ada namun tidak dapat digunakan itu tentu tidak dapat produktif. Disinalah peran semua penyuluh,” kata Habsi Wahid, pada pelatihan penyuluh pertanian, di Mamuju, Senin (15/10/2018).

Pelatihan yang diikuti 87 penyuluh pertanian dan akan dilaksanakan selama dua hari, yakni 15-16 Oktober 2018 itu diselenggarakan Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Mamuju.

Pada kesempatan itu, Bupati memberikan motivasi kepada para penyuluh pertanian se-Kabupaten Mamuju dan meminta agar mereka dapat secara maksimal memberikan penerangan dan pembimbingan kepada masyarakat petani agar dapat lebih produktif.

Bupati menggambarkan bawah Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) perkapita masyarakat Mamuju masih berputar pada angka Rp23 juta, sementara ditargetkan harus dapat meningkat hingga Rp35 juta pertahun.

Di sisi lain lanjutnya, profesi masyarakat Mamuju masih dominan bertumpu pada sektor pertanian, yakni sekitar 62 persen warga Mamuju sebagai petani.

“Sehingga kemajuan sektor ini tentu akan sangat mempengaruhi kemajuan pendapatan masyarakat secara umum. Melalui kesempatan ini saya mengajak seluruh penyuluh pertanian kita harus dapat saling mendukung sehingga peran-peran kita semua akan dapat lebih maksimal,” terang Habsi Wahid.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka perlu dilakukan peningkatan kelembagaan tingkat petani, dengan cara membimbing petani serta meningkatkan kualitas kelompok tani. Tentunya dengan bimbingan teknis dari penyuluh pertanian,” tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Mamuju H Mulyadi meminta para penyuluh pertanian di daerah itu untuk terus meningkatkan pengetahuan dan ketrampilannya sehingga dapat mentransfer ilmunya kepada para petani.

“Penyuluh sebagai pendamping petani dalam penerapan teknologi kiranya dapat memaksimalkan pengetahuannya untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya kepada petani,” kata Mulyadi. (Ant)

Lihat juga...