Pempas Serentak Galang Donasi untuk Sulteng

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

LAMPUNG — Pemuda Pasuruan (Pempas) Serentak menggelar acara puncak donasi untuk korban bencana alam gempa bumi, tsunami di wilayah Palu, Sigi, Donggala dan sekitarnya di Sulawesi Tengah.

Ketua Pempas, Muhamad Hamzah menyebutkan, beberapa kegiatan telah dilakukan, di antaranya penggalangan donasi berbentuk uang, sandang, pangan, logistik.

“Rangkaian kegiatan penggalangan donasi merupakan bentuk keprihatinan terhadap para korban bencana alam yang menyebabkan kehilangan keluarga, menghancurkan infrastruktur, melumpuhkan perekonomian,” terang ketua Pempas Serentak, Muhamad Hamzah dalam sambutannya pada malam Satu Gerakan Sejuta Harapan, Sabtu malam (27/10/2018).

Bertempat di lapangan PHBI Kecamatan Penengahan, kegiatan Satu Gerakan Sejuta Harapan diisi dengan berbagai kegiatan. Kegiatan puncak digelar dengan melibatkan pelaku usaha kecil menengah (UKM) lokal, produk kreatif Desa Pasuruan, musisi musisi lokal, duta perdamaian Indonesia Kim Komanders serta penampilan kesenian tradisional.

“Hasil penjualan produk kreatif warga Pasuruan disumbangkan seluruhnya untuk donasi gempa, tsunami Sulteng,” terangnya.

Pada malam puncak Satu Gerakan Sejuta Harapan tersebut warga yang berjumlah sekitar seribu orang bahkan mengisi kegiatan dengan penyalaan lilin. Hal tersebut merupakan simbol mendoakan para korban bencana yang meninggal dunia dampak gempa bumi, tsunami dan likuefaksi.

Muhamad Hamzah, ketua Pemuda Pasuruan Serentak pada malam Satu Gerakan Sejuta Harapan [Foto: Henk Widi]
Kepala Desa Pasuruan, Kartini dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan pemuda Pasuruan yang ikut tergerak untuk membantu korban bencana alam.

Kepedulian pemuda Pasuruan diakuinya menjadi salah satu bentuk kepedulian sebagai sesama terutama kaum muda yang secara kreatif menggalang dana melalui kegiatan pengumpulan sampah hingga malam puncak Satu Gerakan Sejuta Harapan.

Lihat juga...