Lopetegui Dipecat Madrid, Antonio Conte Merapat
Editor: Mahadeva WS
MADRID – Pelatih Julen Lopetegui dipastikan tak lagi menangani Real Madrid. Pemecatan Lopetegui didasarkan keputusan dari presiden klub, Florentino Perez.
Media Spanyol menyebut, dalam pertemuan Perez dengan para petinggi Madrid, diputuskan Lopetegui dipecat. Diberhentikannya Lopetegui, tidak terlepas dari hasil buruk Madrid di kompetisi La Liga Spanyol.
Puncaknya, Madrid dibantai Barcelona 1-5, dalam laga El Clasico di Stadion Camp Nou, Minggu (28/10/2018). Kekalahan yang memalukan dan menyakitkan, karena Madrid bisa kebobolan sampai lima gol, saat melawan musuh bebuyutan. Ini kekalahan terburuk yang dialami, sejak November 2010. Saat itu, Madrid yang masih ditangani Jose Mourinho, dibantai Barca 0-5.
Tak hanya itu, kekalahan dari Barca mengakibatkan Madrid kian terperosok di klasemen sementara. Saat ini, Madrid turun ke peringkat 10 dengan poin 14. Madrid juga mencatat lima kekalahan dari delapan pertandingan terakhir di berbagai kompetisi. Hengkangnya sang bintang Cristiano Ronaldo, dianggap sebagai salah satu penyebab memburuknya performa Los Merengues. Namun, Lopetegui tetap dituding sebagai faktor anjloknya Madrid.
Mantan pelatih tim nasional Spanyol yang diberhentikan menjelang digulirkannya Piala Dunia 2018 tersebut, dinilai gagal meneruskan kinerja pelatih lama, Zinedine Zidane. Posisi Lopetegui bakal digantikan eks pelatih Chelsea, Antonio Conte. Conte sudah 100 persen menjadi pelatih anyar Madrid. Apalagi, klub menilai, Conte sebagai sosok yang paling tepat untuk memulihkan performa Madrid.
Sebelumnya, Conte diberhentikan setelah dua musim mengarsiteki Chelsea. Dia dipecat sebelum digulirkannya kompetisi Liga Inggris, karena persoalan serius dengan direksi klub. Posisinya pun digantikan Maurizio Sarri. Selama dua musim di Stamford Bridge, Conte termasuk sukses, karena membawa Chelsea meraih trofi Liga Premier dan Piala FA. Dalam perjalanan menuju tangga juara, Chelsea meraih 30 kemenangan. Conte juga mencatat rekor, membawa The Blues meraih kemenangan selama 13 pertandingan secara berturut-turut.
Sebelumnya, pelatih berusia 49 ini juga sukses bersama Juventus. Klub tersebut diantarnya meraih titel Serie A Italia tiga kali berturut-turut. Saat sebagai pemain, Conte juga membawa Juve meraih sukses.
Bila Conte belum bisa datang ke Santiago Bernabeu, Madrid sudah mengantisipasinya dengan menunjuk Santiago Solari sebagai pelatih sementara. Saat ini, Solari masih berstatus pelatih Madrid Castilla atau tim yunior Madrid. Mantan pemain Madrid di era 2000-an ini menjadi pelatih sementara saat mereka menghadapi tim dari Divisi Tiga, Melilla di babak 32 besar Copa del Rey.
Namun Lopetegui mendapat pembelaan dari mantan pemain Madrid. Salah satu bek Madrid dan timnas Spanyol, Ivan Campo berharap, klub tak memecat Lopetegui. Menurutnya, lebih baik Madrid mempertahankan Lopetegui, paling tidak sampai akhir musim ini. Pasalnya performa buruk Madrid tidak sepenuhnya kesalahan Lopetegui. “Ini bukan sepenuhnya kesalahan pelatih. Yang bermain di lapangan adalah pemain bukan pelatih. Dia seharusnya tidak dipecat dan dipertahankan sampai akhir musim ini,” ujar Campo.