Hasil Tangkapan Nelayan Aceh Didominasi Cakalang

Ilustrasi - Nelayan - Dok CDN
LHOKSEUMAWE – Jenis ikan cakalang, mendominasi hasil tangkapan nelayan di wilayah perairan Lhokseumawe, Provinsi Aceh, dalam kurun waktu sebulan terakhir.
Dari jumlah keseluruhan hasil tangkapan ikan segar yang disampaikan oleh Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pelabuhan pendaratan Ikan (PPI) Pusong, Lhokseumawe, menyebutkan, bahwa jenis ikan cakalang menduduki urutan pertama dalam hal perolehan hasil tangkapan nelayan Lhokseumawe.
“Hingga akhir bulan September, jumlah tangkapan nelayan yang didaratkan melalui PPI Pusong untuk jenis ikan cakalang sebanyak 261.100 Kilogram, jumlah tersebut melebihi dari jenis tangkapan ikan lainnya, ungkap Kepala UPT PPI Pusong, Asmadi, Sabtu (6/10/2018).
Sementara itu, untuk jenis ikan lainnya yang menduduki peringkat kedua perolehan hasil tangkapan nelayan Lhokseumawe adalah jenis ikan layang yang mencapai 194.540 Kilogram.
Selanjutnya, disusul oleh jenis ikan tongkol sebanyak 191. 730 Kilogram. Serta ikan Baronang dengan jumlah hasil tangkapan sebanyak 94.600 Kilogram. Sedangkan untuk jenis ikan campuran lainnya, sebanyak 141.993 Kilogram.
“Seperti disampaikan, jumlah hasil tangkapan nelayan dalam sebulan terakhir, yang paling banyak adalah pada jenis ikan cakalang. Selain untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal dan sejumlah pasar lainnya di wilayah sekitar Lhokseumawe, jenis ikan ini juga dipasok keluar daerah,” jelas Asmadi.
Tambahnya, wilayah pencarian ikan oleh nelayan Lhokseumawe dilakukan di WPP 571, yakni di wilayah perairan Selat Malaka. Sementara jumlah boat penangkap ikan yang beroperasi adalah sebanyak 88 unit mulai dar ukuran mesin 5 GT hingga 104 GT, pungkas Kepala UPT PPI Pusong Lhokseumawe itu. (Ant)
Lihat juga...