Bapenda Bekasi Monitoring Penagihan PBB

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Aan Suhanda, melakukan monitoring dan evaluasi penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ke wilayah Kecamatan Jatiasih. Rapat evaluasi dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Jatimekar, dihadiri seluruh lurah di Kecamatan Jatiasih, Selasa (23/10/2018).
“Alhamdulillah, perangkat mulai Camat, lurah dan RT/RW sudah berjalan. Kita tinggal tunggu hasilnya,” kata Aan Suhanda, didampingi Sekretaris Bapenda, Karya Sukmajaya.
Dikatakan, evaluasi itu untuk mengetahui secara langsung kendala dalam penagihan PBB di Kecamatan Jati Asih. Pasalnya, target Bapenda surat tagihan piutang PBB sampai 31 Oktober sudah semua diterima oleh wajib pajak (WP).
“Tinggal tunggu saja di bulan November, Bapenda akan kembali melakukan evaluasi hasilnya,” jelasnya.
Sekretaris Lurah Kampung Baru, kecamatan Bekasi Barat, Syahrial Gunawan –Foto: M Amin
Menurutnya, piutang PBB se-Kota Bekasi mencapai Rp439 miliar, dengan jumlah WP mencapai 240.000-an. Penagihan PBB ini hanya piutung dari wajib pajak dari tahun sebelumnya, tanpa bunga dan lainnya.
“Kita sangat apresiasi kepada semua aparatur pemerintahan Kecamatan Jatiasih, yang berupaya mengejar target pendapatan PBB,” ucapnya.
Suhanda mengakui, melalui stimulus dari Pemkot Bekasi terkait pembebasan denda pajak PBB, respons masyarakat sangat bagus sekali. Hal tersebut adalah salah satu daya dorong dalam mendongkrak tagihan PBB.
“Melalui Perwali No. 48 tahun 2018 tentang penghapusan denda pajak PBB, direspons positif WP di Kota Bekasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia mengakui Bappenda akan terus melakukan opsir PBB di setiap Kecamatan. Hal itu untuk menggenjot pendapatan pajak daerah hingga akhir 2018.
One Day Service dan Operasi Sisir (PBB) online terus akan kita lakukan demi meningkatkan pendapatan PBB hingga akhir tahun,” tukasnya.
Terpisah, Sekretaris Lurah Kampung Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Syarial Gunawan, mengatakan staf dan tim dikerahkan di lapangan dalam rangka penagihan PBB ke warga. Kelurahan Kampung menggunakan sistem jemput bola.
“Surat teguran dan penyegelan sebagai bentuk peringatan sudah dilaksanakan dalam rangka mendongkrak pemasukan daerah dari PBB,” papar Syahrial, sembari menyatakan jika tingkat tagihan kelurahan Kampung Baru di peringkat keempat dari seluruh kelurahan di Kota Bekasi.
Syahrial mengatakan, total tagihan WP di Kelurahan  Kampung Baru Kecamatan Bekasi Barat mencapai hampir Rp2 miliar. Dan, realisasi tagihannya sudah mencapai 90 persen lebih.
Lihat juga...