Banjir, 2.500 Warga Rohil Mengungsi
PEKANBARU – Sekira 2.500 warga Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, mengungsi akibat banjir, yang menggenangi permukiman.
Curah hujan yang tinggi menyebabkan sungai di pesisir Riau meluap. Warga mengungsi sejak Sabtu (27/10/2018). “Warga ada yang mengungsi ke rumah kerabat, dan ada juga yang tinggal sementara di tenda. Banjir dikarenakan hujan deras yang terus mengguyur sebagian Rokan Hilir. Air sungai meluap, hingga merendam rumah warga, dengan ketinggian air sekira 50 hingga 80 sentimeter,” kata Kapolres Rohil, AKBP Sigit Adiwuryanto, Minggu (28/10/2018).
2.500 warga yang mengungsi, berasal dari tiga desa di Kecamatan Pekaitan, Rokan Hilir. Desa Rokan Baru, yang paling banyak rumah terendam banjir, ada sekira 1.300 jiwa yang mengungsi. Desa Rokan Baru, ada 500 jiwa mengungsi, dan di Desa Karya Mulyo Sari ada 700 jiwa yang mengungsi. Sigit bersama sejumlah personel Polres Rokan Hilir dan jajaran Polsek Bangko, mengunjungi daerah pengungsian dengan membawa tenda. “Kami buat tenda di lokasi yang lebih tinggi, sebagai tempat pengungsian,” katanya.
Warga korban banjir sudah mendapatkan bantuan berupa mie instan, telur, roti biskuit, air mineral, kopi, teh, susu krimer serta gula. “Hingga kini tidak ada korban jiwa akibat bencana banjir ini,” pungkasnya. (Ant)