Anwar Ibrahim: Tokoh Nasional dari Sumbar Miliki Pemikiran Hebat

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim saat memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat/Foto: M. Noli Hendra

PADANG — Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim tidak menapik bahwa tokoh nasional Indonesia yang lahir dari Sumatera Barat, memiliki pemikiran yang hebat, yang berlandaskan kepada asas Islam.

Sebut saja Buya Hamka, M. Natsir, Sutan Syahrir, Bung Hatta, dan tokoh lainnya. Anwar mengatakan para tokoh itu tidak hanya menjadi sosok yang patut jadi panutan dalam membangun sebuah bangsa di Indonesia, tapi mampu menjadi pelajaran bagaimana menjadi kepribadian yang memiliki akhlak yang mulia.

“Bagi anak-anak, satu persoalan yang harus ditanya adalah bagaimana dan apa kekuatan yang ada di Ranah Minang ini. Saya tidak menafikan ada beberapa wilayah Jawa, Makassar, Kalimantan yang juga melahirkan tokoh-tokoh. Namun tidak sering berlaku, dunia mutakhir ini satu rantau yang melahirkan begitu banyak tokoh,” katanya, saat memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Minggu (28/10/2018).

Ia menyebutkan belum diberi sebuah kupasan seputar tokoh di Minangkabau. Tapi dirinya menjelaskan berdasarkan pernyataan dari Gawari pemikir asal Prancis “Tak cukup untuk sekadar membakar menjadi abu namun harus menyemarakkan semula”.

“Saya percaya anak-anak kenal dengan tokoh-tokoh seperti Yamin, Hatta dan lain-lain. Sampai sekarang, saya baru enam bulan lalu keluar penjara. Keluar masuk sudah lelah saya. Namun saya dapat membaca semula karya Hamka yang lalu, tentang demokrasi dan beberapa kupasan dia,” ujarnya.

Anwar berpendapat, yang menarik dari Hamka, Natsir, dan Syahrir, adalah kerana politik mereka, penulisan mereka, yang harus dilandaskan akhlak, nilai, moral, dan etika.

“Saya sudah jelajah puluhan kali ke seluruh Indonesia dan kebetulan tertinggal ranah Minang ini. Tetapi pengalaman di Minang ini meski baru sehari, amat mengesan dan menyenangkan. Saya renung, kebetulan tokoh-tokoh, seperti pejuang, sastrawan, budayawan, termasuk ulama Buya Hamka, banyak memberi pengalaman dan mendidik saya,” sebutnya.

Hari ini Sumpah Pemuda, Anwar Ibrahim yang merupakan anak Melayu dari Pulau Pinang Malaysia, dan tidak terlepas mengagumi semangat dan daya juang anak-anak muda di Padang dan di Ranah Minang khususnya, yang dapat memikirkan perubahan.

Ia mengaku sangat menyukai membaca karya-karya tokoh besar. Waktu membaca, dirinya banyak sekali hal yang dapat dipetik menjadi pelajaran hidup.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mengatakan kagum dengan sosok Anwar Ibrahim yang santun dalam berpolitik.

Irwan mengatakan Anwar sebagai tokoh politik, sangat istiqamah dalam berjuang. Meskipun badai menghadangnya.

Lihat juga...