Antonio Conte Bakal Gantikan Jose Mourinho?
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
MANCHESTER — Desas desus masa depan Jose Mourinho di Old Trafford kian santer berembus. Setelah muncul nama Zinedine Zidane, kini muncul sosok baru yang disebut tengah dalam perjalanan untuk menjadi manajer Manchester United.
Nama yang baru muncul bukanlah sosok yang asing. Yakni Antonio Conte, yang sempat mengantar Chelsea menjadi kampiun Liga Primer sebelum akhirnya kesulitan mengantar The Blues tetap kompetitif di musim berikutnya.
Kebersamaan Mourinho dengan The Red Devils diujung tanduk menyusul start buruk Setan Merah di Liga Primer musim ini. Bahkan penghuni Theatre of Dream musim ini disebut sebagai terburuk sejak musim 1989.
Kondisi itu membuat petinggi klub gerah. Mereka dikabarkan tengah menimbang kemungkinan apakah akan memecat Mourinho pada jeda internasional mendatang atau tidak. Kabar lain menyebut, manajer asal Portugal tersebut masih memiliki kans bertahan jika dapat mengantar Setan Merah meraih kemenangan pada dua laga.
Pertama saat meladeni Valencia di Liga Champions dini hari nanti, kemudian laga berikutnya kontra Newcastle United dalam lanjutan Liga Primer musim ini.
Jika nantinya Mourinho benar-benar dipecat, menurut Corriere dello Sport, Antonio Conte yang dipecat Chelsea pada musim panas lalu, dipertimbangkan sebagai pengganti.
Posisi Mourinho kian sulit, selain karena start buruk hubungannya dengan sejumlah pemain inti United juga memburuk. Legenda Liverpool, Jamie Callagher, bahkan menyebut pria yang sempat populer dengan julukan The Special One sudah tidak lagi memiliki tempat di ruang ganti United.
Situasi itu tentu membuat ruang ganti United tidak lagi kondusif dan berujung maraknya rumor masa depan sang manajer yang sudah mendekati akhir.
Laporan lain yang berkembang di Inggris menyebutkan, Manchester United tidak saja mengincar Conte melainkan mengincar dua target sekaligus. Satu target lain adalah Beppe Marotta yang dibidik setelah meninggalkan Juventus.
Marotta menjadi figur sentral kebangkitan La Vecchia Signora, julukan Juventus pada musim-musim lalu. Ia juga sempat bekerja sama dengan Conte saat menjadi bos di Allianz Stadium. Peluang ini diyakini dapat menggoda eksekutif United untuk turun tangan melakukan pendekatan.