Mesir-Jordania Bahas Perkembangan di Palestina
KAIRO – Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shoukry, pada Selasa (11/9/2018), membahas dengan timpalannya dari Jordania, perkembangan paling akhir di Palestina. Pembicaraan dilakukan pula untuk mendapatkan cara, bagi koordinasi timbal-balik untuk memajukan pembicaraan perdamaian.
Pembahasan tersebut dilakukan sebelum pertemuan tingkat menteri Liga Arab (AL) mengenai, penanggulangan berbagai masalah, termasuk krisis yang dihadapi Lembaga Pekerjaan dan Bantuan PBB buat Pengungsi Palestina di Timur Tengah (UNRWA). “Jordania telah menyerukan diadakan pertemuan khusus AL, mengenai krisis UNRWA, setelah keputusan AS untuk menghentikan pendanaan badan PBB tersebut, untuk menyediakan bantuan buat jutaan pengungsi Palestina,” kata satu laporan yang dikeluarkan kantor berita resmi Mesir, MENA.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS, Ahmed Abu Zeid mengatakan, Shoukry mengkaji upaya guna mendorong pekerjaan kemanusiaan di Palestina. “Mesir menekankan pentingnya pengerahan masyarakat internasional untuk mendorong kegiatan UNRWA,” tambah Abu Zeid.
Kedua menteri luar negeri tersebut kembali mengatakan, dana internasional diperlukan untuk memungkinkan lembaga PBB tersebut, melaksanakan misi kemanusiaannya. Mesir mendukung semua upaya untuk mendorong perujukan nasional, dan mencapai persatuan Palestina.
Akhir pekan lalu, juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan, Presiden Donald Trump telah memutuskan untuk menghentikan pemberian dana yang dijanjikan untuk rumah sakit Palestina di Jerusalem. Tindakan itu dilakukan satu pekan setelah pemerintah Trump, menghentikan bantuan 200 juta dolar AS dalam bentuk bantuan untuk UNRWA. (Ant)