Pengolahan Paket Pos di Mataram Keteteran
MATARAM – Warga terdampak gempa 6,9 Skala Richter (SR) di Mataram, Nusa Tenggara Barat, kesulitan mendapatkan paket kiriman. Hal itu dikarenakan, menggunungnya paket kiriman di kantor pos ibu kota provinsi NTB.
“Saya sudah empat kali cek paket yang dikirim dari Wonosobo, Jawa Tengah, sejak 15 Agustus 2018. Kita disuruh cari sendiri,” kata warga Ampenan, Mataram, Indriyatno, Minggu (26/8/2018).
Petugas pos, tidak kuat menuntaskan pekerjaanya. Hal itu dikarenakan, banyaknya barang yang masuk. Sementara personel yang ada juga terbatas. Banyak kiriman barang yang sudah datang, namun belum bisa dibongkar. “Terlalu banyak barang sedang yang mengerjakan sedikit,” tambahnya.
Diperkirakannya, tidak ada bantuan tenaga dari PT Pos wilayah lain, sehingga pekerja yang ada keteteran mengerjakan tugasnya. Sementara, idealnya barang dikelompokkan pertanggal kirim, jadi memudahkan pencarian barang. Akibatnya waktu warga habis hanya untuk bolak balik cek barang. “Bahkan ada juga barang yang tidak sampai, karena pengirim tidak diberi resi,” pungkasnya. (Ant)