Jaring Investasi, Angkat Potensi Kepulauan Selayar Melalui KEK

Ilustrasi - Dok CDN

MAKASSAR – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulawesi Selatan (Sulsel) mendorong potensi investasi pariwisata di Kabupaten Kepulauan Selayar melalui pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Kami telah mengusulkan Selayar sebagai kawasan ekonomi khusus, kami berharap Keputusan Presiden mengenai hal ini bisa segera keluar untuk menarik investor,” kata Kepala DPMPTSP Sulsel AM Yamin yang ditemui di Makassar, Senin.

Ia mengatakan, status KEK Pariwisata akan lebih memudahkan bagi para investor terutama terkait perizinan, di samping adanya insentif khusus melalui pajak yang diharapkan akan menarik minat investor.

“KEK memungkinkan investor bisa lebih banyak berkreasi,” ujarnya.

Pihaknya, kata dia, berkaca dari pembentukan KEK Pariwisata lain sebelumnya seperti Mandalika yang perkembangannya begitu pesat dan menjadi magnet bagi investasi.

“Mandalika dan Selayar ini kan mirip, memiliki pantai dan pulau-pulau yang indah, bahkan Selayar memiliki Taman Nasional Taka Bonerate,” kata dia.

Menurut AM Yamin, sejauh ini potensi investasi Sulsel memang belum tergarap secara optimal, khususnya di bidang pariwisata dan agroindustri. Padahal secara alami, Sulsel memiliki keunggulan di kedua sektor tersebut.

“Ini yang akan kami promosikan lebih lanjut,” tambahnya. Sebelumnya, DPMPTSP juga telah merilis realisasi investasi di Sulsel pada Triwulan II 2018 tercatat mengalami penurunan sebesar 31 persen persen dibandingkan dengan realisasi investasi pada periode yang sama tahun 2017.

Pada triwulan II investasi yang masuk ke Sulsel sebesar Rp3,2 triliun, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp4,64 triliun.

Meski mengalami penurunan, menurut AM Yamin, realisasi di triwulan II ini lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat hanya Rp2,1 triliun.

“Artinya ada trend peningkatan dari triwulan ke triwulan,” kata dia. (Ant)

Lihat juga...