Harga Daging Ayam Potong di Parigi, Melonjak
PARIGI — Harga daging ayam potong di Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, melonjak menjelang Lebaran Haji atau Idul Adha 1439 Hijriah/2018 Masehi.
“Biasanya menjelang hari-hari besar keagamaan harga bahan pokok naik, apalagi lebaran,” kata Kepala Bidang Pengawasan Barang dan Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian dan Perdagangan Parigi Moutong, I Gede W Sudarta di Parigi, Senin (20/8/2018).
Harga ayam potong melonjak menjadi Rp47.500/kilogram sementara harga normalnya Rp42.500/kilogram.
Menurut Gede, konsumsi daging saat hari-hari besar keagamaan khususnya bagi umat Islam cukup tinggi sehingga hal ini memicu lonjakan harga karena permintaan pasar naik.
“Justru ayam kampung dan daging sapi murni harganya stabil. Ayam kampung Rp65.000/ekor, daging sapi Rp120.000/kilogram” ungkapnya.
Pada Lebaran Idul Fitri sebelumnya, permintaan daging ayam potong juga melonjak, namun harganya tidak selisih jauh dengan harga saat ini.
Ia menjelaskan, pemantauan harga dilakukan pihanya yakni pasar tradisional Desa Tolai dan pasar sentral Parigi sebagai acuan perbandingan harga.
Pasar Tolai misalnya, pedagang menjual daging ayam potong seharga Rp45.000/kilogram, sementara di Pasar Sentral Parigi pedagang menjual dengan harga Rp50.000/kilogram.
“Kami mengambil harga rata-rata yakni Rp47.500/kilogram,” ujarnya.
Selain harga daging ayam, komoditas cabai rawit masih bertahan di harga Rp45.000/kilogram, harga ini masih terbilang tinggi hingga hampir sebulan terakhir di pasaran lokal.
Akhir Juli lalu, katanya, puncak lonjakan harga cabai rawit di Parigi hingga Rp52.500/kilogram, padahal harga norma Rp25.000/kilogram.
Tingginya harga cabai dipengaruhi oleh cuaca yang kurang bersahabat yang menimpa wilayah-wilayah sentra penghasil cabai di kabupaten itu, sehingga stok di pasaran berkurang sementara permintaan pasar cukup tinggi.
“Untuk memenuhi stok, pedagang terpaksa mendatangkan cabai dari luar daerah,” sebut Gede.
Begitupun bawang merah harganya naik menjadi Rp27.000/kilogram dan bawang putih Rp30.000/kilogram, padahal harga normal komoditas itu hanya Rp25.000/kilogram. (Ant)