60 Koperasi di Bangka tak Lagi Produktif

Unit usaha milik Koperasi Amanah Galunggung Mandiri memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat desa. Hal itu karena semangat pendirian koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa di lingkungannya. -Foto: Koko Triarko
SUNGAILIAT – Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencatat 60 koperasi di daerah itu tidak produktif.
“Jumlah koperasi di Kabupaten Bangka sebanyak 207 unit. Namun setelah dilakukan verifikasi dalam rangka reformasi total koperasi, sebanyak 60 koperasi tidak lagi produktif,” kata Kepala Seksi (Kasi) Koperasi Dinas PMP2KUKM Kabupaten Bangka, Muhammad Syah, di Sungailiat, Sabtu (4/8/2018).
Ia mengatakan, untuk memaksimalkan usaha koperasi di daerah itu, pihaknya menurunkan tim penyuluh ke lapangan untuk melakukan pembinaan lagi bagi koperasi yang dianggap tidak aktif maupun produktif.
“Kami menyarankan ke pengurus koperasi, jika lembaga koperasinya masih berpotensi dapat berkembang, hendaknya mengadakan rapat dengan seluruh anggotanya untuk membahas persoalan koperasinya,” katanya.
Pihaknya juga berupaya untuk memperkuat SDM yang ada, agar koperasi yang tidak produktif ini kembali berkembang.
“Masalah sekarang ada di SDM, maka yang kami lakukan adalah pendampingan, memperkuat koperasi supaya bisa berkembang. Tanpa itu kami yakin tidak bisa,” katanya.
Ia berharap, koperasi di kabupaten ini dapat dikelola pengurus dengan optimal, sehingga mampu menyejahterakan anggota dan masyarakat setempat.
“Saya mengajak kepada semua pengurus koperasi, untuk bisa mengelola koperasi yang dilandasi dengan kerja serius dan iklas untuk mensejahterakan anggota dan masyarakat sekitarnya,” katanya. (Ant)
Lihat juga...