28 Jamaah Haji Jatim Meninggal di Tanah Suci

Ilustrasi jamaah haji - Dok: CDN

SURABAYA  – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyatakan, jamaah haji yang meninggal di Tanah Suci asal Embarkasi/ Debarkasi Surabaya berjumlah 28 orang.

“Sampai kedatangan kelompok terbang (Kloter) 1 Debarkasi Surabaya hari ini(Selasa), total yang meninggal di Tanah Suci berjumlah 28 orang,” kata Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jatim, Syamsul Bahri kepada wartawan usai menyambut kedatangan jamaah haji Kloter 1 di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Selasa.

Dia mengatakan, jumlah jamaah haji yang meninggal tersebut menurun drastis dibandingkan pada penyelenggaraan ibadah haji pada 2017.

“Kalau pada penyelenggaraan haji pada 2017, jumlah yang meninggal di Tanah Suci sebanyak 145 orang. Pada 28 orang yang meninggal, itu kan menurun drastis,” katanya.

Menurut Syamsul, menurunnya jumlah jamaah haji yang diberangkatkan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/ Debarkasi Surabaya dikarenakan pemeriksaan kesehatan yang ketat saat proses embarkasi atau keberangkatan.

“Pemeriksaan kesehatan saat proses keberangkatan di Embarkasi Surabaya sangat ketat. Jamaah calon haji yang sangat beresiko tinggi, kami membatalkan keberangkatkannya. Saya kira itu yang membuat jumlah jamaah yang meninggal di Tanah Suci pada 2018 menurun drastis,” ujarnya.

PPIH Debarkasi Surabaya pada Selasa(28/8) menerima kedatangan jamaah haji dari tiga kloter, semuanya asal Provinsi Jawa Timur. Masing-masing adalah kloter 1, asal Kabupaten Situbondo, yang telah tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, pada sekitar pukul 03.25 WIB dini hari tadi.

Selain itu kloter 2, asal Kabupaten Bondowoso dan kloter 3 asal Kabupaten Banyuwangi, yang dijadwalkan tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada pagi hari ini.

Syamsul memastikan rombongan kloter 1 yang telah tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya semuanya dalam kondisi sehat.

“Kloter 1 asal Kabupaten Sitobondo ini saat berangkat berjumlah 450 orang. Semuanya tiba dengan selamat di tanah air. Insyaallah semuanya dalam kondisi sehat,” katanya. (Ant)

Lihat juga...