Warga Palembang Siapkan Salat Gerhana Bulan Total
PALEMBANG – Masjid di kawasan permukiman penduduk Palembang, Sumatera Selatan merencanakan salat gerhana bulan pada Sabtu (28/7) dini hari atau bersamaan terjadinya gerhana bulan total.
“Gerhana bulan total yang diperkirakan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Sabtu sekitar pukul 01.24 – 05.19 WIB, bersamaan terjadinya fenomena alam langka itu, pengurus Masjid Raya Komplek YPP Sekip Ujung mengajak warga sekitar komplek salat gerhana berjamaah menyambut kebesaran Allah SWT,” kata tokoh masyarakat Komplek YPP Sekip Ujung Palembang, Truman S.O Bakri di Palembang, Jumat malam.
Menurut dia, berdasarkan penjelasan pihak Lapan gerhana bulan tersebut merupakan fenomena alam spesial karena fase gerhana cukup lama sekitar 107 menit dan planet Mars dapat terlihat mencapai jarak terdekat dengan bumi.
Fenomena alam spesial itu disebut pihak Lapan terlama di abad ini, momentum itu dinantikan banyak orang termasuk dirinya untuk menyaksikan tanda kebesaran Allah SWT.
Sementara Kakanwil Kemenag Sumsel, HM Alfajri Zaibidi mengajak umat Islam di Palembang dan 16 kabupaten/kota lainnya melaksanakan salat gerhana bulan (khusuf).
Gerhana bulan total merupakan fenomena alam yang cukup langka, kesempatan menyaksikan gerhana tersebut patut disyukuri dengan salat gerhana berjamaah menyambut kebesaran Allah SWT, terangnya.
Dalam keterangan persnya Kepala Lapan Thomas Djamaludin menjelaskan Gerhana Bulan Total (GBT) yang diperkirakan mulai terjadi Sabtu (28/7) sekitar pukul 01.24 WIB termasuk fenomena alam spesial.
Saat terjadi GBT bulan terlihat berwarna merah darah atau disebut “blood moon” yang disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari yang menimpa purnama, ujarnya. (Ant)