Gubernur: 61 Persen Anak SD di Bali tidak Bugar
Editor: Koko Triarko
DENPASAR – Peringatan hari anak yang setiap tahun diselenggarakan, tidak hanya menjadi simbol semata, melainkan menjadi titik renungan dan acuan untuk mendidik anak-anak menjadi lebih baik.
“Orang tua ke depan agar lebih menyayangi anak dengan benar, dan ‘tidak merusak’. Dalam artian tidak memanjakan anak, tidak mengeksploitasi anak untuk bekerja dan tidak membebani anak dengan keinginan orang tua, seperti mengurangi waktu bermain anak untuk mengikuti segala macam bimbingan belajar,” ucap Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, saat menghadiri acara Peringatan Hari Anak Nasional Provinsi Bali, di Wantilan Kerta Sabha, Jaya Sabha, Denpasar (26/7/2018).
Gubernur Pastika juga menyampaikan, bahwa sesuai data dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali yang telah melakukan survey kepada anak-anak yang duduk di bangku Sekolah Dasar di Bali, ditemukan 61 persen anak SD di Bali tidak bugar.
