Cuaca Panas Berlanjut, Rakyat Inggris Didesak Hemat Air
LONDON – Perusahaan air di Inggris mendesak konsumen agar menggunakan lebih sedikit air. Sementara itu, laporan cuaca pada Senin (2/7/2018) memperkirakan temperatur tinggi di Inggris masih akan terus berlangsung selama dua pekan ke depan.
Tim cuaca BBC menyatakan, temperatur akan tetap tinggi di sebagian besar wilayah Inggris selama dua pekan ke depan. Kondisi tersebut terjadi setelah selama satu pekan terakhir, seluruh negeri itu mengalami cuaca paling panas dalam setahun terakhir. Cuaca sangat panas tersebut tercatat terjadi selama empat hari berturut-turut.
Sementara itu, Irlandia Utara telah mengeluarkan larangan penggunaan selang sejak Jumat (30/6/2018) lalu. Sementara Southern Water, yang memasok air untuk beberapa wilayah Kent, Sussex, Hampshire dan Isle of Wight, pada Senin (2/7/2018) mengatakan, perusahaan tersebut meminta konsumen menggunakan air secara bijaksana.
United Unitilities, yang beroperasi di bagian barat-laut Inggris, mengatakan, perusahaan itu telah menyaksikan peningkatan tajam dalam konsumsi air di seluruh daerah dan perusahaan tersebut sedang berjuang untuk memperoleh cukup air dengan cukup cepat.
“Anda bisa membantu kami dengan mematikan keran kebun anda, tidak menggunakan selang, tidak mencuci mobil anda dan mandi lebih cepat dan tidak menggunakan bak air pada akhir pekan,” demikian permintaan perusahaan tersebut.
Data memperlihatkan Juni lalu adalah situasi paling kering dalam sejarah Inggris, sementara Skotlandia dalam satu pekan belakangan ini juga menghadapi temperatur tertinggi yang pernah dicata, 33,2 derajat Celsius. (Ant)