10 Insan Olahraga DIY Terlibat Pawai Obor Asian Games

Editor: Mahadeva WS

Edy Wahyudi, Kepala BPO Disdikpora DIY. Foto: Sodik

YOGYAKARTA – Kota Yogyakarta mendapatkan kehormatan ditunjuk sebagai pintu gerbang masuknya api Asian Games 2018. Dijadwalkan api Asian Games 2018 akan masuk Indonesia, Selasa (17/72018).

Sebanyak 10 insan olahraga DIY ikut mendapat kehormatan turut menjadi pembawa obor berkeliling di Kota Pelajar. “Sekitar 10 insan olahraga DIY akan terlibat dalam pawai pembawa obor api Asian Games selama berada di DIY,” ucap Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Eddy Wahyudi, Senin (16/7/2018).

Sepuluh insan olahraga DIY tersebut merupakan mantan atlet nasional, diantaranya mantan pebulu tangkis Indonesia, Finarsih dan mantan pebalap sepeda Nurhayati. Kemudian ada nama-nama Asep Santoso, Kamilia Lituhayu, Rahmat Sulistyawan, Slamet Latanggang, Agung Etty Hendrawati, Nabilla Marwa Khaerunnisa Umarela, Maria Dwiningtyas dan Suwartoyo.

Edy mengungkapkan, BPO mewakili Pemerintah daerah (Pemda) DIY pun bersyukur dengan ikut terlibatnya wakil DIY dalam rangkaian Asian Games edisi ke-18 yang akan dimulai 18 Agustus mendatang. “DIY ada pahlawan olahraga yang mengharumkan Indonesia di mata dunia dan itu yang menjadi salah satu syarat pembawa obor Asian Games. Kami bangga dengan 10 teman yang dinobatkan menjadi pembawa obor. Semoga semua dilancarkan dalam menjalankan tugas besarnya,” terang Eddy.

Api Asian Games dibawa pesawat dari India dan direncanakan mendarat di Bandara International Adisutjipto Yogyakarta Selasa pagi pukul 08.00 WIB. Api akan disambut pejabat dari Forkompinda DIY dan INASGOC selaku panitia Asian Games. Kemudian api akan dibawa ke Museum Dirgantara Mandala untuk diinapkan.

Di hari kedua, Rabu (18/7/2018) siang, api abadi dari India yang sudah diinapkan satu malam dibawa ke Candi Boko dan akan disambut Bupati Sleman Sri Purnomo. Sore harinya api abadi tersebut dibawa ke Candi Prambanan untuk dipertemukan dengan api abadi yang diambil dari Mrapen Jawa Tengah.

Pada momen penyatuan tersebut, rencananya akan dipimpin langsung Wakil Presiden Jusuf Kalla. Rencananya, api abadi yang sudah disatukan itu pada Rabu malam akan kembali dibawa ke Museum Dirgantara untuk diinapkan lagi.

Pada hari ketiga, Kamis (19/7/2018), mulai pagi hari Api Asian Games 2018 dibawa ke Tugu Yogya dengan kendaraan roda empat untuk diarak lari sepanjang 10 km. Jalur lari 10 km dari titik start Tugu Yogya akan berakhir di kawasan Prambanan yang merupakan titik lokasi pertemuan sekaligus penyerahan api abadi untuk selanjutnya diarak memasuki wilayah Jateng.

Lihat juga...