Pemkab Lamsel dan TNI-POLRI Siap Amankan Lebaran 2018

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Pemkab Lampung Selatan terus melakukan berbagai persiapan menghadapi arus mudik lebaran tahun ini. Kepolisian resor setempat pun menggelar operasi bersandi Operasi Ketupat Krakatau 2018.
Dalam gelar apel kesiapan operasi itu, Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan, didaulat menjadi inspektur upacara, sekaligus melakukan pemeriksaan kesiapan pasukan Polres Lamsel, Kodim 0421/Lampung Selatan dan instansi Pemkab Lamsel.
Kapolres Lamsel, Ajun Komisaris Besar Polisi M. Syarhan, menyebut pada angkutan lebaran 2018 Polres Lamsel berkoordinasi dengan TNI, Pemkab Lamsel. Sebanyak 1.050 personel gabungan Polres Lamsel, TNI dan Pemkab Lamsel, disiagakan di sejumlah titik pada operasi Ketupat Krakatau di jalur mudik.
Kapolres Lamsel, AKBP M.Syarhan (kanan) dan Bupati Lamsel Zainudin Hasan (kiri) pada apel kesiapan pasukan operasi Ketupat Krakatau 2018 [Foto: Henk Widi]
Menurutnya, Operasi Ketupat Krakatau yang akan berlangsung selama 18 hari tersebut, akan digelar sejak 7 Juni hingga 24 Juni 2018. Sejumlah personel akan ditempatkan sesuai lokasi yang ditentukan, di antaranya di pos terpadu, pos pelayanan, pos pengamanan dan pos pantau.
Sebanyak 16 tempat pos pelayanan, pos pantau disediakan di beberapa titik dari pelabuhan Bakauheni hingga perbatasan dengan kabupaten Lampung Timur, Bandarlampung dan Pesawaran.
“Sejumlah pos merupakan pos yang tahun sebelumnya sudah kerap didirikan. Namun, ada tambahan pada tahun ini untuk memberi kenyamanan dan keamanan bagi pemudik pada angkutan lebaran Idul Fitri,” terang M. Syarhan, Rabu (6/6/2018).
Mantan Kapolres Pesawaran itu juga mengatakan, pos pantau yang disiapkan oleh Polres Lampung Selatan berkoordinasi dengan seluruh Polsek jajaran, sengaja dibuat di titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Di antaranya di pos yang tahun sebelumnya telah ada sebanyak 14 pos dan tambahan dua pos di exit JTTS Bakauheni Utara, Desa Hatta dan pos pantau di exit JTTS Desa Sukamarga, kecamatan Sidomulyo.
Fasilitas yang akan ditempatkan di pos pantau, menyesuaikan lokasi, di antaranya mobil patroli, mobil derek, ambulans, reparasi kendaraan melayani pemudik.
Selain disiagakan personel polisi, TNI, pos juga akan dilengkapi dengan petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan melalui petugas dari Puskesmas yang berada di sepanjang jalur mudik.
Bupati Lamsel, Zainudin Hasan, memastikan Pemkab Lamsel juga menyediakan fasilitas rest area dan petugas kesehatan di Rest Area Masjid Kubah Intan Kalianda.
Sejumlah fasilitas kesehatan meliputi Puskesmas yang ada di sepanjang jalur mudik dan juga Rumah Sakit Dr. Bob Bazar, juga disiagakan mengantisipasi hal-hal tak diinginkan selama angkutan lebaran.
Sebelumnya, berkoordinasi dengan pihak ASDP Bakauheni, Polres Lamsel, personel dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lamsel juga disiagakan untuk penanganan insiden di laut.
Sebanyak 25 personel dengan lima ambulans dari lima Puskesmas bahkan telah dilatih secara khusus dalam penanganan insiden kecelakaan di laut. Sinergi lintas sektoral diharapkan akan memperlancar angkutan lebaran 2018, sehingga pemudik bisa melakukan tradisi berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Lihat juga...