Mudik Gratis Gerakkan Ekonomi Jakarta

Editor: Satmoko

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno saat menghadiri acara mudik gratis di halaman Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII, Jakarta, Sabtu (9/6/2018). Foto: Sri Sugiarti.

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sanidaga Uno, mengapresiasi mudik gratis Sido Muncul 2018 yang dilepas di Museum Purna Bhakti Pertiwi Taman Mini Indonesia (TMII) Jakarta, Sabtu (9/6/2018).

Menurutnya, mudik gratis bagi pekerja dan masyarakat di Jakarta tentunya menjadi pelayanan yang menurunkan biaya mudik. Sehingga ada dana yang disimpan oleh pemudik untuk menggerakkan ekonomi di DKI Jakarta. Yakni, dengan para pemudik membeli oleh-oleh dari Jakarta untuk keluarganya di kampung halaman.

“Dengan mereka membeli oleh-oleh di Jakarta untuk dibawa pulang ke kampung halaman ini akan menggerakkan perekonomian di Jakarta,” kata Sandi kepada awak media saat menghadiri pelepasan mudik gratis di halaman Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII.

Sandi berharap, kegiatan ini menjadi tradisi dan kearifan untuk berbagi pada bulan suci Ramadan dengan memberikan layanan mudik gratis. Diharapkan ke depan lebih banyak lagi perusahaan yang bersumbangsih memberikan layanan mudik gratis. Sebagaimana Sido Muncul yang sudah puluhan kali menggelar kegiatan mudik gratis. Ini adalah bukti sumbangsih nyata dalam memberikan layanan mudik gratis kepada para pedagang jamu dan masyarakat pekerja di Jakarta.

Pada kesempatan itu, Sandi pun berpesan kepada para pemudik agar jangan lupa sesaat ketika akan meninggalkan rumah melakukan cek, harus dalam keadaan aman. “Stop kontak dan gas kompor harus dicaput. Jangan ada potensi menimbulkan kebakaran,” ucapnya.

Selain itu, tambah dia, jangan lupa rumahnya dikunci. Kunci tersebut juga bisa dititipkan kepada tokoh masyarakat setempat yang tidak mudik, seperti Ketua RT atau RW. “Pastikan rumah itu tidak jadi sasaran kriminalitas,” ujarnya.

Jika pemudik ingin menitipkan sepeda motornya maka kata Sandi, motornya bisa dititipkan di kantor-kantor kelurahan dan kecamatan. Dia menegaskan, Pemprov DKI berupaya bisa membantu proses mudik bagi masyarakat Jakarta.

Terpenting, kata Sandi, adalah para pemudik dan supir bus terlebih dahulu melakukan cek kesehatan. Karena pihaknya ingin agar mereka dalam kesehatan stamina prima hingga sampai ke kampung halaman.

Sandi juga berharap, sesampainya di daerah, diharapkan bisa menciptakan geliat ekonomi. Supaya tidak semuanya kembali ke Jakarta.

“Sehingga kalau ada geliat ekonomi di daerah, yang ke Jakarta itu yang memiliki keahlian atau skill,” tutupnya.

Lihat juga...