Menhub: Percepat Kelaikan Bus Umum

Menhub RI, Budi Karya Sumadi. - Dok. CDN

JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk mempercepat peningkatan jumlah bus umum yang diuji kelaikannya karena saat ini baru 50 persen dari total armada angkutan mudik dan balik Lebaran 2018.

“Masih ada seminggu lagi sebelum puncak mudik, dan saya minta sudah mencapai minimal 80 persen yang sudah diuji kelaikan busnya,” kata Menhub Budi Karya kepada pers saat meninjau Terminal Bus Pulo Gebang di Jakarta, Minggu.

Menhub mengatakan, uji kelaikan bus penting dilakukan untuk memastikan seluruh perlengkapan bus dalam kondisi berfungsi sehingga aman untuk berjalan.

Uji kelaikan antara lain mencakup pemeriksaan rem, ban, lampu, wiper (penghapus air kaca), serta mesin.

Selain bus yang diuji, pengemudi juga harus diuji kondisinya apakah dalam kondisi fit atau tidak mengemudi.

Bus dan sopir kalau memang tidak laik jalan maka tidak boleh beroperasi. Budi Karya mengatakan bus merupakan salah satu moda transportasi yang masih banyak digunakan masyarakat.

“Tadi saya tanyai seorang pelanggan setia bus. Dia mengatakan kalau naik bus bisa berhenti di depan rumah, jadi tidak perlu ongkos lagi,” kata Menhub.

Mengenai tarif bus, Budi mengatakan sudah berjalan dengan baik dan tidak ada yang menjual dengan harga lebih dari 10 persen dari harga normal.

Hal yang mungkin perlu dipikirkan dalam penjualan bus, kata Menhub, adalah saat ini penjualan tiket online bus belum bisa dilakukan. (Ant)

Lihat juga...