Indonesia-Australia Luncurkan Kolaborasi Perubahan Iklim
JAKARTA – Rektor Universitas Griffith, Professor Ian O’Connor dan Utusan Khusus Presiden RI untuk Perubahan Iklim, Profesor Rachmat Witoelar, meluncurkan program kolaborasi perubahan iklim di Universitas Griffith, Kampus Nathan, Brisbane, Australia, belum lama ini .
Keterangan dari Konsulat Jenderal RI di Sydney yang diterima di Jakarta, Sabtu menyebutkan, bahwa acara pelucuran tersebut dihadiri oleh Konsul Jenderal RI di Sydney, Heru Subolo.
Program kolaboratif ini telah dikembangkan oleh Lembaga Griffith Asia Institute di bawah kepemimpinan Professor Caitlin Byrne selaku direktur lembaga tersebut.
Program tiga tahun ini meliputi empat kegiatan utama, yaitu dialog tingkat tinggi; penelitian bersama, dukungan penelitian, pembimbingan dan pembangunan kapasitas, serta mobilitas mahasiswa.
“Program kolaboratif ini merupakan refleksi dari komitmen Universitas Griffith untuk menjalin hubungan erat dengan Indonesia melalui sebuah langkah strategis dan saling menguntungkan, khususnya di bidang pembangunan berkelanjutan dan perubahan iklim,” ungkap Prof. Caitlin Byrne dalam pengantarnya pada acara peluncuran itu.
Sementara itu, Profesor Rachmat Witoelar dalam pidato kuncinya selain menyampaikan apresiasi tinggi kepada pihak Universitas Griffith, juga menggarisbawahi pentingnya program kolaboratif tersebut.
“Saya meyakini bahwa program ini akan memberikan kontribusi positif lebih lanjut pada kerja sama bilateral Indonesia dan Australia. Juga, akan berkontribusi pada kerja sama regional, khususnya untuk memajukan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-bangsa dan menerapkan Kesepakatan Paris tentang Perubahan Iklim,” ungkap Rachmat Witoelar.
Menindaklanjuti peluncuran program tersebut, Universitas Griffith akan membangun kemitraan dengan lembaga-lembaga terkait di Indonesia.
Selain itu, pihak Universitas Griffith akan menyelenggarakan dialog pertama di Brisbane, Australia pada November 2018 dengan tema “Memperdalam Kerja Sama Kawasan Mengenai Perubahan Iklim – Sebuah Agenda Untuk Masa Depan”.
KJRI Sydney yang membawahi wilayah kerja untuk negara bagian New South Wales, Queensland, dan South Australia terus mendorong bidang pendidikan, termasuk pengembangan kerja sama antara lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia dan Australia guna menguatkan hubungan Indonesia maupun Australia. (Ant)