HUT ke-491 Jakarta, Gubernur dan Wagub Ziarah Makam

Editor: Koko Triarko

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan ziarah ke makam pahlawan, di di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (8/6/2018) pagi. –Foto: Lina Fitria
JAKARTA — Gubernur DKI, Anies Baswedan, melakukan ziarah ke makam pahlawan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-491 Jakarta. Dalam kunjungannya merupakan kegiatan rutin tahunan untuk menghormati pendiri bangsa yang turut berjasa dalam memajukan Kota Jakarta.
“Jajaran Pemprov yang hadir di sini, saya sampaikan kepada semua, datang ke taman makam pahlawan ini bukan tentang masa lalu, bukan sekedar menghormati para pejuang, tetapi juga pengingat kepada kita semua, bahwa apa yang kita kerjakan hari ini suatu saat nanti anak-anak kita dan anak-anak dari anak-anak kita akan menengok kembali,” ujar Anies, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (8/6/2018).
Dia berharap, nantinya jajaran Pemprov dapat mengamalkan apa yang sudah dikerjakan para pendiri bangsa yang telah dimakamkan di TMP Kalibata.
“Mereka yang berada di tempat ini sudah menghibahkan begitu banyak, semoga kita semua bisa meneruskan tradisi untuk berjuang dan menghibahkan apa yang diterima dari Indonesia untuk Jakarta,” tutur Anies.
Anies meminta, upacara yang dilaksanakan jangan hanya sekadar menjadi seremonial. Namun, harus diresapi dan dijadikan cambuk, agar peserta upacara sebagai pejabat negara dapat amanah dalam menjalankan tugasnya.
“Insyaallah, kita (semua) yang berada di sini adalah bagian yang membuat republik ini lebih baik. Bukan yang menggerogoti, tapi yang mengokohkan, bukan yang menumbangkan, tapi yang menegakkan. Ini adalah sebuah momen yang lebih dari sekedar menghormati masa lalu. Ini adalah peringatan tentang kita di masa depan,” imbuhnya.
Dia juga menjaga, agar seluruh peserta upacara membuktikan kepada keluarga dan masyarakat, sebagai sosok yang mampu menjaga dan menegakkan Indonesia.
“Mari kita buktikan kepada keluarga kita, kepada warga kita, kita orang-orang yang menjaga keutuhan Republik, menegakkan Republik ini lebih baik. Dan, Insyaallah ini dicatat sebagai amal soleh kita semua,” imbuhnya.
Sementara di tempat lain, Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno, juga melakukan ziarah di makam MH Thamrin dan Ismail Marzuki di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.
Menurut Sandiaga, ada dua pahlawan nasional yang menjadi kebanggaan Jakarta, yakni Husni Thamrin dan Ismail Marzuki. Dia menilai, keduanya merupakan pahlawan yang bukan hanya memerdekakan Indonesia dalam membangun Kota Jakarta.
Mantan pengusaha itu menjelaskan, Muhammad Husni Thamrin sempat meniti karir hidupnya di Kantor Dagang sebelum mengabdikan di dunia politik. Di sisi lain, Sandiaga menyebut Ismail Marzuki telah dikenal sebagai komponis yang bergerak di dunia kreatif dengan karya-karya yang tidak lekang oleh waktu (lintas zaman).
“Baik Pak Husni Thamrin maupun Ismail Marzuki adalah pahlawan-pahlawan yang bukan hanya memerdekakan Indonesia, membangun Kota Jakarta, tapi juga mengisi dengan langkah-langkah yang menggeliatkan ekonomi di wilayah Jakarta,” kata Sandiaga di lokasi.
Sandiaga juga mengatakan, tuntutan dia (Muhammad Husni Thamrin), di awal-awal, nama kolonial dijadikan Indonesia menjadi suatu inisiatif yang sangat luar biasa. Beliau pada usia yang sangat muda bisa mengembangkan karir, loncat dari perusahaan perdagangan, masuk ke level strata politik nasional.
“Dan, itu sekarang juga sudah terlihat, banyak sekali pengusaha-pengusaha yang sukses terpanggil untuk mengabdi kepada bangsanya,” ungkapnya.
Prosesi upacara dan ziarah ini dihadiri pula oleh keluarga para pahlawan dan puluhan jajaran Pemprov DKI. Sandiaga menegaskan, bahwa Pemprov DKI menaruh perhatian khusus kepada keluarga pahlawan nasional, agar tidak sekali pun melupakan sejarah bangsa.
“Tentunya tadi kita lihat leluarga Pak MHT juga keluarga Ismail Marzuki. Kita selalu memberikan perhatian khusus. Dan kita tidak boleh, jas merah. Jangan sampai melupakan sejarah,” tuturnya.
Lihat juga...