Harga Ikan Tenggiri di Pangkalpinang Turun
PANGKALPINANG — Harga ikan tenggiri di sejumlah pasar tradisional Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai turun setelah naik tinggi sebelum Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah.
“Saat ini harga ikan tenggiri di Pasar Pagi Kampung melayu Kota Pangkalpinang turun sebesar Rp12.500 per kilogram dari Rp85.000 menjadi Rp72.500 per kilogram,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Pangkalpinang, Achmad Subekti, Selasa (26/6/2018).
Menurutnya turunnya harga ikan tenggiri di sejumlah pasar tradisional di Pangkalpinang ini dikarenakan permintaan masyarakat sudah berkurang usai Lebaran ini.
“Harga turun ini karena permintaan pasar sudah mulai berkurang, sedangkan persediaan yang dimiliki masih lumayan banyak. Saat sebelum Lebaran, harga ikan tenggiri mencapai Rp120.000 per kilogram,” katanya.
Meskipun harga ikan tenggiri terus mengalami penurunan harga, namun harga ikan ini yang dijual di pasaran masih tergolong tinggi, karena pada hari biasanya ikan tenggiri dijual berkisar Rp65.000 hingga Rp70.000 per kilogram.
“Belum stabilnya harga ikan tenggiri ini dikarenakan masih banyak pelaku UMKM membeli ikan ini sebagai bahan olahan kerupuk dan kemplang,” katanya.
Sementara untuk harga ikan kembung di sejumlah pasar tradisional Pangkalpinang mengalami kenaikan sebesar Rp2.500 per kilogram.
“Harga ikan kembung naik dari Rp55.000 per kilogram menjadi Rp57.500 per kilogram,” katanya.
Mahalnya harga ikan kembung ini disebabkan banyaknya permintaan masyarakat usai Lebaran Idul Fitri, sedangkan nelayan masih banyak yang belum berangkat melaut.
“Selain itu, persedian ikan kembung juga saat ini sudah berkurang seiring ramainya permintaan masyarakat terhadap komoditi tersebut,” katanya. (Ant)