Gunakan Sosial Media Instagram Dalam Hal Positif

Editor: Mahadeva WS

JAKARTA – Penggunaan media sosial saat ini oleh masyarakat sudah menjadi hal yang biasa. Namun sebagian besar masih mempergunakannya sebatas untuk kesenangan dan masih kurang bernilai positif.

Hal tersebutlah yang mendorong Mahasiswa Universitas Mercu Buana Jakarta melakukan sosialisasi dan penyuluhan penggunaan media sosial. “Iya punya, fungsinya untuk seneng-seneng aja, buat mendapatkan teman baru, mencari dan mengetahui berita terbaru yang up to date,”Jelas Yeni Ferbina Styles, siswi SMKN 57 kelas X jurusan Pariwisata, ketika ditanya seputar Instagram (IG), Kamis, 07/06/2018.

Intan Zuliarini, teman sekelas Yeni juga mengiyakan hal tersebut. Dikatakannya, bahwa untuk ukurannya, IG memang hanya digunakan untuk bersenang-senang dan bukan untuk hal yang lebih bermanfaat seperti berjualan produk home industry, mempromosikan hasil karya, atau apapun yang menghasilkan uang.

Menurut Intan, bukan hanya mereka berdua yang menggunakan IG untuk senang-senang, untuk fingerlink. Namun anak-anak seusianya, dipastikan juga melakukan hal yang sama. Kendati demikian, ada keinginan untuk memanfaatkan akun media sosial untuk sesuatu yang bermanfaat seperti berjualan meski belum kesampaian.

“Untuk sekarang manfaat dari media social yang kita gunakan mulai dari IG, WhatsApp, Twitter, Line, yakni untuk senang-senang dan menambah teman baru,”Jelasnya.

Mahasiswa Universitas Mercu Buana melalui mata Kuliah Perduli Negeri, Riskiyani, Trisandita Syavira, Tuti Erningsih, Eva Lumban T, Inggrit Novia, dan Annisa Fitriani, melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan pengetahuan seputar penggunaan media sosial Instagram. Kegiatan dilakukan di SMKN 57 Jakarta.

Koordinator tim Kelompok Kuliah Peduli Negeri (KPN) Riskiyani menjelaskan, tema KPN yang diambil adalah Penyuluhan Pengguna Sosial Media Instagram dalam hal yang positif. Hal itu merespon banyaknya pengguna media sosial khususnya anak remaja SMP maupun SMA.

Mereka mempergunakan media sosial secara bebas dan leluasa tanpa ada kontrol. Remaja masa kini pun banyak mengikuti gaya hidup dari seorang yang dianggap populer di kalangannya.

Kemunculan Selebgram dengan perilaku remaja saat ini bisa menjadi sebuah masalah sosial baru di tengah masyarakat. Dampaknya akan semakin meluas seiring dengan terjadinya penurunan nilai dan norma yang ada di tengah masyarakat.

Antara remaja satu dan lainnya saling mempengaruhi melalui interaksi sosial yang mengarah ke hal negatif. Untuk meminimalisirnya, solusi yang ditawarkan adalah penyuluhan untuk menggunakan sosial media agar lebih positif.

Lihat juga...