Pertamina Region VI Tambah Pasokan BBM dan Gas

Editor: Mahadeva WS

BALIKPAPAN – Tren konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG selama Ramadan dan Idul Fitri setiap tahunnya mengalami kenaikan. Dan untuk menghadapi hal tersebut, Pertamina akan menambah pasokan BBM dan LPG setiap daerah.

Untuk tahun ini, Pertamina mempersiapkan stok tambahan yang bervariasi dengan rata-rata kenaikan 15 % untuk BBM dan 7 % untuk LPG. “Premium hingga 811 KL per hari atau 13 % lebih tinggi dari rata-rata harian normal. Produk BBM Non Subsidi seperti Pertamax dan Pertalite diperkirakan akan mengalami kenaikan yang tidak signifikan dan dapat diantisipasi sampai dengan kenaikan 3%,” papar GM Marketing Operation Region VI Made Adi Putra, Jumat, (11/5/2018).

GM Marketing Operation Region VI, Made Adi Putra dan Pendistribusian BBM – Foto: Ferry Cahyanti

Menurutnya, pemantauan lebih intensif dilakukan utamanya di titik kepadatan seperti jalan pusat Balikpapan-Samarinda dan pusat wisata seperti Pantai Lamaru, Pantai Manggar dan Pantai Tritip. “Pusat wisata juga menjadi perhatian kami, karena tingkat kepadatan akan terjadi seperti di jalan Balikpapan–Samarinda,” tambah Made.

Pertamina juga telah menyiapkan antisipasi kenaikan konsumsi produk LPG tiga kilogram. Melihat tren konsumsi pada momen Ramadhan dan Idul FItri sebelumnya, kenaikan konsumsi LPG 3 Kg di Kalimantan Timur diperkirakan mencapai angka 11 % atau sekitar 362 MT perhari Jika dibandingkan dengan rata-rata konsumsi normal.

Sedangkan untuk LPG Non-Subsidi diprediksi mengalami peningkatan hingga 12 % dengan rata-rata konsumsi 99,28 MT per hari. Kenaikan konsumsi jugaterjadi untuk produk avtur yang diperkirakan mencapai 10 % atau menjadi 386 Kiloliter per hari. Kenaikan avtur dipengaruhi penambahan jadwal penerbangan menjelang arus mudik maupun arus balik Hari Raya Idul Fitri.

Angka tersebut merupakan prediksi kenaikan yang terjadi di DPPU Sepinggan yang melayani kebutuhan penerbangan di Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Kota Balikpapan. “DPPU melayani 95 penerbangan komersial maupun charter dari 32 maskapai serta melayani penerbangan dari Angkatan Udara sebanyak rata-rata tiga penerbangan setiap harinya. Peningkatan konsumsi avtur maupun produk BBM lainnya diprediksi meningkat secara signifikan pada H-4 dan H+6 Hari Raya Lebaran,” tukasnya.

Guna memantau tren konsumsi yang beragam baik BBM maupun LPG, Pertamina telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengamankan distribusi BBM dan LPG ke masyarakat. Termasuk melakukan pemantauan berkala dengan membentuk Tim Satgas.

“Pertamina telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang mulai aktif bekerja pada H-15 hingga H+15 Idul Fitri. Bahkan pada H-5 s.d H+5 Idul Fitri, satgas dan supply point seperti TBBM dan Terminal LPG jika diperlukan akan beroperasi selama 24 Jam sebagai antisipasi meningkatnya tren konsumsi pada puncak arus mudik dan arus balik. Serta dilakukan penambahan armada mobil tangki sebanyak 49 unit, untuk memperkuat armada normal yang berjumlah 478 unit mobil tangki”, tambah Made.

Lihat juga...