Iwapi: Bisnis kuliner di Kota Maumere Semakin Menggeliat
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
MAUMERE — Bisnis kuliner di kota Maumere, ibukota kabupaten Sikka sejak tiga tahun belakangan terus menggeliat, seiring banyaknya kegiatan yang diadakan, baik oleh pemerintah maupun swasta serta berbagai organisasi lainnya.
“Untuk catering memang saat ini sudah semakin ramai karena banyak sekali acara yang digelar di kota Maumere. Apalagi setelah ada aula Sikka Convention Center, banyak orang lebih suka menggelar pesta pernikahan di gedung,” sebut Sherly Irawati, Selasa (8/5/2018).
Ketua Iwapi Sikka ini menambahkan, saat ini pun sedang berlangsung Pilkada sehingga banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh KPU maupun partai politik yang hampir selalu ada setiap bulannya.
“Iwapi juga sejak minggu lalu sudah mulai membuka bazar kuliner setiap hari libur maupun Sabtu dan Minggu. Respon masyarakat sangat baik bahkan satu stand bisa meraih untung hingga satu hingga dua juta dalam satu hari,” ujarnya.

Selain itu tambah Sherly ada beberapa hotel yang tidak menyediakan makanan. Setiap ada acara di aula atau ruang pertemuan, penyelenggara pasti memesan makanan dan minuman dari pihak catering.
Ocha, salah seorang pemilik catering mengakui, dalam seminggu biasanya dirinya melayani pemesanan untuk 300 hingga 500 orang, berupa nasi, lauk, kue serta snack dan minuman teh atau kopi.
Memang bisnis catering, jelas Ocha, sudah mulai menggeliat apalagi menjamurnya berbagai rumah makan baru yang juga melayani pesanan membuat pihaknya yang sudah lama terjun di bisnis ini mendapat pesaing.
“Kalau pesanan dalam jumlah banyak dengan prosi untuk seribu orang lebih banyak yang lebih suka menggunakan makanan prasmanan. Tapi ada juga pelanggan yang memesan nasi bungkus atau nasi kotak,” terangnya.
Harga yang ditawarkan dari pihak catering, beber Ocha, berkisar antara 15 ribu hingga 25 ribu rupiah per porsinya, tergantung kepada jenis makanan yang diinginkan pemesan.
“Lumayan juga kalau sekali pesan kami bisa mendapat untung bersih minimal 500 ribu rupiah. Kami juga bisa memberdayakan para perempuan yang tinggal di sekitar rumah untuk membantu menyediakan masakan,” pungkasnya.