Antisipasi Kelesuan Hunian, PHRI NTB Luncurkan Program BBM
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
MATARAM — Mengantisipasi terjadinya kelesuan tingkat hunian perhotelan di Provinsi Nusa Tenggara Barat selama Ramadhan, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB me-launching program Bulan Belanja Murah (BBM).
“Selama puasa tingkat hunian biasa mengalami kelesuan, untuk mengatasi hal tersebut, Kita akan launching program BBM,” kata Ketua PHRI NTB, L Abdul Hadi Faishal, Selasa (8/5/2018).
Program BBM dihajatkan untuk orang atau wisatawan yang mau berbuka bersama di hotel dengan harga memadai, termasuk kamar dengan diskon khusus.
Dengan program BBM diharapkan mampu mendorong orang-orang untuk datang, baik yang sekedar datang liburan maupun berbisnis ke Lombok dibandingkan daerah lain.
“Mudah-mudahan ini bisa memancing wisatawan lebih memilih Lombok sebagai tujuan liburan daripada daerah lain,” katanya.
Dikatakan saat pihaknya masih melakukan komunikasi dan penyesuaian dengan seluruh anggota PHRI untuk mengatur dan menyepakati besaran diskon yang akan diberikan kepada tamu.
Menurutnya tingkat hunian perhotelan selama puasa Ramadhan memang biasa turun dari tingkat hunian hari biasa, bahkan mencapai 40 persen.
“Di akhir Ramadhan nantinya akan dilakukan evaluasi, apa yang terjadi, hotel akan memberikan laporan, bagaiman dampak dari program tersebut,” kata Hadi.
Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu. Mohammad Faozal mengatakan, mengatasi kelesuan kunjungan, selain program BBM yang diinisiasi PHRI, Pemprov bersama pelaku pariwisata juga akan bekerjasama melaksanakan program khazanah Ramadhan di Islamic Center Mataram seperti tahun lalu.
Dalam acara akan ditampilkan berbagai produk UKM, pameran buku-buku sejarah kebudayaan Islam, musik dan budaya islami, termasuk menghadirkan sejumlah imam besar dari berbagai negara, mengisi ceramah dan tarawih bersama di IC.
“Program tersebut dalam pelaksanaannya terbukti mampu menarik minat wisatawan datang berkunjung ke NTB, meski di bulan Ramadhan,” katanya.
Ditambahkan untuk saat ini saja dengan adanya kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) tahun 2018 yang dilaksanakan TNI AL dengan ribuan peserta dalam maupun luar negeri, termasuk lomba LKS siswa se-Indonesia.
Tingkat hunian hotel mencapai 90 persen dari 10 ribu kamar hotel berbintang maupun non bintang, semua terisi dan tidak bisa di-booking, bahkan ada di antara hotel hunian sampai 100 persen.