‘The Perfect Husband’, Film Tentang Ayah dan Masa Depan Anak
Editor: Koko Triarko
JAKARTA – Slamet Rahardjo, seorang aktor senior yang aktingnya sangat matang karena sangat berpengalaman puluhan tahun dalam dunia perfilman. Hingga kini, ia belum berhenti dari dunia seni peran yang membesarkan namanya.
Dia memulai kariernya dalam bidang seni peran dengan turut bergabung dalam Teater Populer bersama sutradara legendaris Teguh Karya sejak 1968.
Peraih banyak Piala Citra dalam kategori Aktor Terbaik maupun Sutradara Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) ini, dikenal selektif untuk menerima peran dalam sebuah film. Pengalaman puluhan tahun dalam dunia perfilman yang membuatnya memang harus selektif.
Film terbaru produksi Screenplay Films dan Legacy Pictures berjudul ‘The Perfect Husband’ yang dibintanginya.
“Pada awalnya, saya bertanya-tanya kenapa saya harus main dalam film ini, tapi setelah saya pelajari skenarionya menarik sekali cerita filmnya,“ kata Slamet Rahardjo, kepada Cendana News, saat press screening film ‘The Perfect Husband’ di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (5/4/2018).
Lelaki kelahiran Serang, 21 Januari 1949 yang nama panggilan kecilnya Memet itu membeberkan, bahwa orang menafsirnya salah sebagai perjodohan Siti Nurbaya.
“Saya melihatnya bagaimana seorang ayah perhatian pada masa depan anaknya,“ ungkap kakak kandung dari penata musik dan politikus Indonesia, Eros Djarot.
Menurut Slamet, inti cerita dalam film ini, yaitu masa depan itu dirancang secara strategi perang oleh ayahnya, sehingga dengan demikian tidak ada cerita yang jelek.
“Yang namanya cerita manusia itu tidak ada yang jelek, pasti menarik,“ bebernya.
Slamet menegaskan, bahwa film ini mengingatkan kita agar tidak bermain-main untuk memilih masa depan. “Masa depan harus diperhitungkan, agar tak merugi di kemudian hari,“ bebernya.
Sebagai aktor senior, Slamet membagikan pengalaman eksistensinya dalam dunia perfilman. “Pelajari semua kehidupan dengan baik, jika kamu menguasai nilai tentang manusia, maka semua orang akan membutuhkanmu,” tegasnya.
Dalam film arahan sutradara Rudi Aryanto yang diadaptasi dari novel berjudul sama, karya Indah Riyana, dengan penulisan skenario garapan Sukhdev Singh, Tisa TS dan Benni Setiawan, ini, Slamet berperan sebagai Tio, ayah pemeran utama, Alya yang diperankan Amanda Rawles.
Tio adalah orang yang menolak keras anaknya berpacaran dengan Ando (Maxime Bouttier), yang berprofesi sebagai vokalis band rock.
Penampilan yang urak-urakan dan terkesan berantakan membuat Tio menjodohkan anaknya dengan Arsen (Dimas Anggara). Arsen memiliki jarak usia yang jauh dengan Ayla yang masih duduk di bangku kelas 3 SMA. Namun, Tio percaya, bahwa masa depan anaknya akan jauh lebih baik jika Ayla menikah dengan Arsen yang seorang pilot. Film ini tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 12 April 2018.