Pemda Sikka Siap Bangun Terminal Tipe C
Editor: Koko Triarko
MAUMERE – Pemerintah kabupaten Sikka melalui Dinas Perhubungan, telah membayar ganti rugi lahan milik masyarakat Desa Wairkoja, Kecamatan Kewapante, sehingga rencana pembangunan terminal tipe C di wilayah timur kota Maumere bisa segera terlaksana.
“Pemda sudah membayar ganti rugi tanah kepada 25 pemilik lahan dengan jumlah dana sebesar 4,3 miliar rupiah, dengan luas lahan sekitar 21 ribu meter persegi. Dengan demikian, pembangunan terminal bisa segera dilaksanakan,” sebut Plt. Bupati Sikka, Drs. Paolus Nong Susar, Senin (9/4/2018).
Pembangunan terminal ini, kata Nong Susar, sangat penting agar kendaraan angkutan kota dari wilayah timur kabupaten Sikka yang hendak ke pasar Wairkoja bisa parkir di terminal. Penumpang juga tidak perlu membayar ongkos ojek sepeda motor ke jalan negara trans Flores untuk menumpang angkutan kota.
“Selama ini, angkutan kota sering parkir di jalan negara bekas pasar Geliting yang sudah digusur menunggu penumpang, sehingga menyebabkan kemacetan. Pedagang juga tidak mau pindah berjualan di pasar Wairkoja, sebab harus bayar ongkos ojek lagi,” terangnya.
Nong Susar berharap, dengan dibangunnya terminal Wairkoja tersebut, kemacetan di jalan negara depan bekas pasar Geliting tidak terjadi lagi. Para pedagang pun akan ditindak tegas, bila masih berjualan di badan jalan atau di pinggir jalan maupun di lahan bekas pasar Geliting.
Sekretaris Dinas Perhubungan kabupaten Sikka, Kandidus Laran, SE., mengatakan, ganti rugi lahan tersebut dibayarkan kepada masyarakat sesuai nilai yang telah dihitung oleh tim appraisal dari kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Sikka.
“Setelah pembayaran ganti rugi lahan telah diserahkan dan tidak ada keberatan dari masyarakat pemilik lahan, maka dalam waktu dekat tender pembangunan terminal tipe C Wairkoja bisa segera dilakukan pelelangan,” terangnya.
Pembangunan terminal ini, kata Kandidus, sebagai solusi menghilangkan kemacetan akibat adanya angkutan kota yang parkir sembarangan di jalan negara.
Diharapkan, dengan dibangunnya terminal ini, pasar Wairkoja yang selama ini sepi bisa ramai dikunjungi pembeli, khususnya yang berasal dari wilayah timur kabupaten Sikka.