Jaga Stabilitas Sembako, Kemendag Gandeng BUMN
PANGKALPINANG – Kementerian Perdagangan menggandeng badan usaha milik negara (BUMN) untuk menjaga stabilitas harga sembilan bahan kebutuhan pokok selama puasa dan Hari Raya Idul Fitri 2018.
“Kemendag sesuai amanat Presiden Joko Widodo sangat konsen menjaga stabilitas harga sembako,” kata Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antarlembaga Kemendag Suhanto usai jalan sehat Peringatan Hari Konsumen di Pangkalpinang, Minggu.
Ia mengatakan dalam lima tahun terakhir, harga berbagai kebutuhan pokok masyarakat stabil, artinya tidak ada gejolak harga yang memberatkan ekonomi masyarakat.
Oleh karena itu, Menteri Perdagangan mengintruksikan seluruh pejabat di Kementerian Perdagangan turun ke lapangan untuk menjaga stabilitas harga pangan di masyarakat.
“Kami menggandeng BUMN seperti Bulog dan perusahaan lainnya terkait distribusi pangan untuk menyakinkan masyarakat menjelang atau selama ramadhan hingga lebaran harga sembako stabil,” katanya.
Kemendag juga akan melakukan rapat koordinasi di seluruh provinsi untuk menjaga stok, distribusi dan harga berbagai kebutuhan pokok selama ramadhan dan lebaran.
“Kami sudah menerapkan harga eceran tertinggi untuk beberapa produk seperti beras, minyak goreng, gula pasir dan daging beku, sebagai upaya menjaga gejolak harga,” ujarnya.
Ia mengatakan HET gula pasir Rp12.500 per kilogram, minyak goreng Rp11.000 per kilogram dan daging sapi beku Rp80.000 per kilogram.
“Kami terus berupaya meyakinkan masyarakat bahwa stok dan distribusi berbagai kebutuhan pokok berjalan aman serta cukup untuk memenuhi permintaan menjelang hari besar keagamaan Islam,” katanya. (Ant)