Anies Buat Program Pelatihan Khusus Satpol PP Perempuan

Editor: Irvan Syafari

JAKARTA —- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana akan membuat program pelatihan khusus kepada Polisi Pamong Praja (Pol PP) perempuan. Sebab, kata Anies, Satpol PP perempuan akan membawa warna baru dalam menegakkan peraturan daerah (Perda) maupun penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Jakarta.

“Kami akan memberikan pelatihan khusus karena kami melihat justru ada aspek lain yang terlewatkan bahwa satpol pp perempuan menjadi salah satu ujung tombak yg mudah mudahan bisa membawa suasana baru di dalam penertiban di Jakarta,” ucap Anies di Lapangan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018).

Dia menginginkan Satpol PP perempuan lebih menonjol dalam berbagai tugas penertiban dan penegakkan hukum. Selain itu, dia berharap agar petugas Satpol PP tetap mengedepankan ketegasan dalam bertugas tetapi juga tetap menjunjung tinggi tata adat yang baik, serta menjauhi tindak kekerasan.

“Itu yang kita inginkan,” ujarnya.

Pasalnya, dengan adanya Pol PP perempuan ini bisa berubah imej dengan menghindari pemertiban. Untuk mewujudkan penertiban dengan cara humanis dan santun. Dia berjanji akan meningkatkan kemampuan yang dimiliki personel Pol PP perempuan di Jakarta.

“Saya ingin menggaris bawahi satu hal bahwa pembinaan Satpol PP perempuan ke depan akan ditingkatkan,” pungkasnya.

Anies pun menekankan pembinaan terhadap Satpol PP perempuan akan terus ditingkatkan. Salah satunya dengan memberikan berbagai pelatihan.

“Karena kita melihat justru ada aspek lain yang selama ini terlewatkan,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu memberikan memotivasi pada Satpol PP untuk meningkatkan rasa aman dan ketertiban di Jakarta. Dia berharap perayaan HUT Satpol PP ke-68 dapat menjadi momentum untuk melakukan perbaikan pelayanan kepada warga.

“Seperti Anda saksikan tadi, sebagian dari prosesi yang dilakukan menggambarkan situasi yang sering dialami di Jakarta. Dan kita ingin tata cara yg digunakan menjadi jauh lebih baik,” katanya menambahkan.

Dalam beberapa kesempatan, srikandi Satpol PP dikerahkan untuk menutup tempat hiburan yang melanggar aturan, yakni Alexis, Exotic, dan Sense.

“Penutupan tempat-tempat hiburan yang melakukan pelanggaran justru kami mengedepankan pendekatan legal dan pemeriksaannya pun kami menonjolkan peran Satpol PP perempuan,” ucap Anies.

Lihat juga...