Pertanian di Tangerang, Perlu Intensifikasi Lahan Produktif
TANGERANG – Legislator Kabupaten Tangerang, Banten, menyatakan instansi terkait harus dapat menerapkan intensifikasi pertanian karena lahan produktif luasnya terbatas di daerah ini terutama di kawasan pantai utara.
“Ini bertujuan untuk ketahanan pangan lokal akibat banyak tanah yang beralih fungsi menjadi pergudangan dan pabrik,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Nazil Fikri di Tangerang, Sabtu.
Nazil mengatakan aparat dinas pertanian setempat agar dapat mencari solusi peningkatan hasil pertanian dengan cara penerapan teknologi.
Bahkan lahan yang ada diharapkan dapat lebih efektif, menghasilkan pangan secara maksimal demi kelangsungan dan persediaan secara berkelanjutan.
Masalah tersebut, Pemkab Tangerang mengakui lahan pertanian produktif yang berada di kawasan pesisir tiap tahun terus berkurang terutama di Kecamatan Kosambi dan Teluknaga.
Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kosambi dan Teluknaga, Dadang mengatakan, tahun 2016 jumlah lahan mencapai 10,1 ribu hektare, tapi awal Januari 2018 menjadi 1.116 hektare.
Penyebab lahan tersebut berkurang karena memang dijadikan untuk kepentingan pengusaha berupa pembangunan pergudangan, perumahan dan pabrik.
Lahan yang diincar pengusaha itu letaknya strategis karena berdekatan dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Pihaknya tidak dapat melarang warga untuk menjual tanah mereka kepada pengusaha karena merupakan hak seseorang.
Sedangkan tanah yang telah berubah fungsi tersebut adalah lahan produktif menggunakan air dari saluran irigasi yag dapat ditanami padi maupun palawija dua kali dalam satu musim.
Akibat lahan pertanian produktif berkurang maka dikhawatirkan berpengaruh terhadap ketahanan pangan bagi penduduk lokal.
Aparat setempat telah mengimbau kepada warga tidak menjual tanah produktif kepada pengusaha untuk dijadikan pergudangan, tapi imbauan itu kadang diabaikan begitu saja.
Nazil menambahkan salah satu cara mengatasi akibat lahan berkurang adalah dengan penggunaan teknologi pertanian agar hasil maksimal. (Ant)