Pemkab Lombok Barat Gelar Kontes Durian
LOMBOK BARAT — Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, mempromosikan durian yang merupakan salah satu komoditas unggulan daerah itu melalui kontes.
Kontes Durian 2018 yang digelar oleh Yayasan Durian Nusantara bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat, dan Desa Sesaot, berlangsung di Taman Wisata Sesaot, Kecamatan Narmada, Minggu (4/3).
Sebanyak 67 orang petani dari beberapa desa ikut serta dalam kontes durian kedua kali di Kabupaten Lombok Barat itu.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat H Muhur Zohri mengatakan melalui kontes tersebut durian daerahnya dapat diperkenalkan ke masyarakat luas dan harapannya dapat menjadi juara di tingkat nasional.
“Mudahan bisa didaftarkan di Kementerian Pertanian untuk dilepas sebagai varietas unggulan nasional di Indonesia,” katanya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, Wardi. Menurutnya, dengan kontes tersebut nantinya varian durian dapat menjadi aset berharga NTB, khususnya di Kabupaten Lombok Barat, untuk menjadi unggulan dan tidak kalah saing dengan durian lain di Indonesia.
“Kenapa kita minta digelar di Taman Wisata Sesaot, karena ini juga salah satunya untuk menggaet para wisatawan untuk datang berkunjung ke objek wisata di Lombok Barat,” ujarnya.
Perwakilan Yayasan Durian Nusantara, Reza, mengatakan kontes durian tidak hanya digelar di Kabupaten Lombok Barat, namun juga di kabupaten lain di Indonesia, yang menjadi sentra durian.
“Durian lokal yang memenangi kontes akan menjadi produk unggulan. Nantinya, bibit sang juara akan diperbanyak dan dibudidayakan untuk selanjutnya menjadi produk yang akan dipasarkan hingga keluar daerah,” katanya.
Selain menerima hadiah uang tunai, durian yang menjadi juara kontes juga akan didaftarkan sebagai bibit nasional di Kementerian Pertanian. Kemudian akan disebar ke seluruh daerah di nusantara.
Menurut Reza, durian yang mendapat piagam berpotensi harganya naik tiga kali lipat dari sebelumnya.
“Makanya, salah satu syaratnya juga (dalam penilaian) sebelum dinyatakan sebagai juara harus ditunjukan pohonnya. Jadi bukan dibeli dari pasar. Karena nanti pohonnya akan dikembangbiakan di lokasi induknya itu ada,” ucapnya.
Keluar sebagai juara pertama Kontes Durian 2018, yakni durian dari Dusun Batu Kantar, Desa Narmada, diikuti durian dari Dusun Gontoran, Desa Sesaot sebagai juara kedua (Ant).