Kemen PUPR Bangun Jembatan Gantung di Abdya
BLANGPIDIE – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) membangun jembatan gantung Pante Kala, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh. Keberadaan jembatan gantung tersebut untuk mempermudahkan akses masyarakat antar desa.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Abdya, Rahwadi mengatakan, jembatan gantung Pante Kala yang segera dibangun tersebut terletak di Desa Geulanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee. Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang 80 meter menghubungkan antara Desa Geulanggang Gajah, Kuala Batee dengan Desa Alue Peunawa, Kecamatan Babahrot.
Proses pembangunan dilakukan oleh Kementerian PUPR berdasarkan usulan Pemerintah daerah. Melalui Dinas PU, Kabupaten Abdya pada akhir 2015 mengusulkan pembangunan jembatan gantung Pante Kala ke pihak Kementerian PUPR di Jakarta.
“Usulan untuk menggantikan jembatan penyeberangan lama yang sudah rusak parah dimakan usia. Alhamdulillah tahun ini sudah diakomodir. Setelah pembangunan, dan proses hibah selesai, baru jembatan itu menjadi tanggungjawab pemerintah daerah dalam pemeliharaan,” ungkap Rahwadi, Sabtu (3/3/2018).
Jembatan gantung Pante Kala yang akan segera dibangun oleh Kementerian PUPR tersebut jumlah anggarannya sekira Rp2 miliar. Jembatan tersebut nantinya dapat dilalui pengedara sepeda motor, becak, dan bahkan mobil pick up berukuran kecil.
“Jika sepeda motor, becak, dan mobil pick up berukuran kecil sudah bisa melintasi jembatan penghubung yang dibangun oleh pemerintah itu, tentu kegiatan ekonomi, pendidikan, dan kegiatan harian masyarakat antar desa akan menjadi lancar,” ujarnya.
Masyarakat Desa Geulanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee menyambut gembira karena harapan memiliki jembatan gantung penyeberangan yang baru akan segera terpenuhi setelah bertahun-tahun diimpikan warga.
“Kami masyarakat desa sangat bersyukur jika pembangunan jembatan gantung terealisasi tahun ini. Pembangunan jembatan Pante Kala itu sudah lama sekali kami dambakan. Alhamdulillah, baru sekarang terealisasi,” ungkap Said Nazli, Sekretaris Desa Geulanggang Gajah. (Ant)