Jabar Jajaki Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Swedia

LONDON – Jawa Barat menjajaki kerja sama dengan Provinsi Skane, Swedia, untuk membuat pembangkit listrik tenaga sampah, transportasi, pendidikan dan sustainable technology. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyebut, program tersebut sebagai upaya mengembangkan kerja sama antara kedua provinsi.

Gubernur beserta delegasi Pemprov Jawa Barat didampingi Duta Besar RI untuk Swedia dan Latvia, Bagas Hapsoro mengadakan pertemuan dengan Deputy President of the Regional Council Propinsi Skane Mrs Annika Annerby Jansson, di kantor Invest in Skane Swedia, Senin (26/3/2018).

Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Heryawan mengatakan, Jawa Barat adalah pusat kegiatan manufaktur strategis nasional serta pusat bagi institusi pendidikan ternama di Indonesia. Terdapat beberapa diantaranya yang memiliki reputasi dan standar internasional seperti PT Dirgantara Indonesia dan PT Pindad serta Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia dan Universitas Padjajaran.

“Kami mengundang anda semua untuk mengunjungi propinsi Jawa Barat untuk menikmati keindahan alamnya, kopi kelas dunia dan mengenal lebih dalam potensi propinsi kami,” kata Ahmad Heryawan di depan peserta yang merupakan wakil pemerintah dan pengusaha negara setempat.

Delegasi mendiskusikan banyak hal dalam pertemuan tersebut, antara lain, mengenai potensi masing-masing daerah dan kemungkinan-kemungkinan potensi kerja sama. Salah satu potensi tersebut di bidang pembangkit listrik tenaga sampah dari pabrik SYSAV (South Scania Waste Company) yang bisa menjadi model pengolahan waste to energy di masa mendatang.

Pada kesempatan itu, delegasi Jawa Barat mengunjungi pabrik SYSAV untuk melihat dari dekat bagaimana sampah baik rumah tangga dan industri dapat dapat diolah untuk menghasilkan listrik dan pemanas bagi masyarakat. Pada 2016, sampah yang diolah menjadi energi oleh SYSAV sebanyak 531,600 ton.

Delegasi Jawa Barat juga melakukan pembicaraan dengan pimpinan konsorsium CleanTech yang bergerak di bidang sustainable technology dan Badan Investasi Propinsi Skane yang menawarkan berbagai teknologi canggih termasuk teknologi untuk menghemat penggunaan air bersih.

Duta Besar RI Bagas Hapsoro pada akhir pertemuan menyampaikan harapan agar Propinsi Jawa Barat dan Region of Skane dapat menindaklanjuti hasil-hasil dari pertemuan ke dalam kerjasama, terutama mengingat Raja Carl Gustav dari Swedia telah mengunjungi Bandung pada Mei 2017 dan begitu terkesan dengan potensinya. (Ant)

Lihat juga...