Ditembak Tank Israel, Seorang Petani Gaza Tewas

Ilustrasi wilayah Gaza/ Foto: Dokumentasi CDN

GAZA – Seorang petani warga Gaza terbunuh dan dua orang lainnya terluka oleh peluru tank Israel pada Jumat (30/3/2018). Juru bicara Kementerian Kesehatan setempat mengatakan, ada peningkatan ketegangan sehari menjelang unjuk rasa warga Palestina di sepanjang berbatasan dengan Israel.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan, petani itu tewas dan seorang lain terluka di dekat kota Khan Younis. Saat kejadian, korban sedang mengumpulkan hasil panen untuk dijual. “Omar Samour (27), menjadi pahlawan dan warga lain terluka akibat tentara Israel menyasar petani di timur desa Qarara,” kata kementerian kesehatan.

Warga Palestina di Jalur Gaza berencana untuk memulai unjuk rasa kota selama enam pekan. Aksi digelar untuk menuntut pengungsi Palestina diizinkan kembali ke tempat sekarang disebut Israel.

Penyelenggara aksi berasal dari sejumlah unsur, termasuk gerakan Hamas, yang menguasai Gaza. Para penyelenggara mengharapkan kehadiran ribuan orang sebagai jawaban atas seruan mereka untuk berduyun-duyun ke kota tenda di lima. Tempat yang berada di sepanjang perbatasan untuk meminta hak pengungsi Palestina kembali ke tempat sekarang bernama Israel.

Tanggal 30 Maret menjadi saat dimemulainya unjuk rasa menandai Hari Tanah. Yaitu hari memperingati enam warga Arab Israel, yang dibunuh pasukan keamanan Israel dalam unjuk rasa pada 1976 atas penyitaan tanah oleh pemerintah di Israel utara.

Unjuk rasa itu direncanakan berakhir pada 15 Mei yang bertepatan dengan hari Nakba atau malapetaka bagi Rakyat Palestina. Hari tesebut menandai peristiwa pengusiran ratusan ribu orang Palestina dalam perang di sekitar penciptaan Israel pada 1948.

Tentara Israel menolak menanggapi aksi penyerangan yang menewaskan petani tersebut. Mereka berdalih sedang melakukan pemeriksaan. Terhadap recana aksi tersebut, kesiagaan pasukan keamanan Israel ditingkatkan. Kepala tentara Israel dalam sebuah wawancara menyatakan, lebih dari 100 penembak jitu dikerahkan di perbatasan Gaza menjelang unjuk rasa besar di dekat perbatasan tersebut.

Tentara Israel, dengan alasan keamanan, menempatkan para tentara tersebut di wilayah terlarang. Yaitu wilayah yang terlarang bagi warga Palestina yang berada di dekat pagar perbatasan Israel dan Palestina. (Ant)

Lihat juga...