Din Syamsuddin: Probosutedjo Mendermakan Harta untuk Mencerdaskan Bangsa

Editor: Irvan Syafari

Din Syamsuddin - Foto: Dok. CDN

JAKARTA — Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI), Din Syamsuddin terlihat melayat almarhum Probosutedjo di rumah duka, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 20-22, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (26/3/2018).

Din mengucapkan turut berduka cita atas kepergiaan Probosutedjo ke rahmatullah. Din mengaku, dirinya kenal baik dan dekat dengan almarhum. Kata dia, Probosutedjo sangat berjasa pada bidang pendidikan. Misalnya saja, dia sangat mendukung pengembangan Universitas Muhammadiyah di Medan, Sumatera Utara (Sumut).

“Bapak Probosutedjo adalah seorang pengusaha nasional yang rendah hati. Dia mendermakan sebagian rezekinya untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama dengan mendirikan Universitas Mercu Buana,” kata Din ditemui di rumah duka almarhum.

Din menjelaskan, cikal bakalnya Universitas Mercu Buana pada 1980, yaitu sebuah akademi bernama Akademi Wiraswasta Dewantara (AWD). Kebetulan, Din berkiprah di AWD menjadi dosen Agama Islam.

Din menegaskan, kalau dirinya saksi sejarah perjuangan Probosutedjo di dunia pendidikan dan agama juga meningkatkan kesejahteraan rakyat kecil. Ini juga menjadi fokus utama Probosutedjo dengan program pemberdayaan masyarakat miskin.

“Artinya, saya menyaksikan beliau sebagai orang yang kaya, tetapi juga ikut memberikan hartanya di dunia sosial, pendidikan, dan dakwah,” tegas mantan Ketua Umum Muhammadiyah ini.

Kepeduliaan sosial  almarhum juga diungkapkan Menteri Sosial Idrus Marham, yang ikut melayat  di rumah duka. Ketika Idrus keluar dari rumah duka, dia memberikan penjelasan kepada awak media yang sudah menunggunya.

“Saya turut berduka cita atas wafatnya Pak Probosetudjo. Beliau tokoh yang memberikan peranan penting dalam pemberdayaan masyarakat miskin,” kata Idrus.

Idrus bercerita mengalaman mana kala bersama Probosutedjo. Pengalaman itu ungkap dia, yakni saat dirinya masih aktif di Partai Golkar, dia mendampingi Probosutedjo ke Jawa Timur.

Dalam kunjungan itu, kata Idrus, Probosutedjo sangat perhatian kepada masyarakat miskin di sana. Bagaimana membantu masyarakat yang tidak mampu menjadi prioritas beliau.

“Sumbangan harta beliau sebagian besar untuk pemberdayaan rakyat miskin. Beliau adalah salah satu contoh dari putra bangsa yang ada, dan patut kita berikan perhatian secara khusus,” kata Idrus.

Lihat juga...