Arsenal Kembali Menelan Kekalahan

Arsene Wenger - Foto: arsenal.com

BRIGHTON – Arsenal dikalahkan Brighton and Hove Albion 2-1 pada laga lanjutan Liga Ingris, Minggu (4/3/2018). Kekalahan tersebut menjadi kekalahan keempat secara beruntun mereka dalam seluruh kompetisi bagi klub asal London tersebut.

Setelah awal yang cemerlang dari tim tamu, Lewis Dunk melepaskan tendangan voli untuk memberi tim tuan rumah keunggulan. Gol tersebut memastikan langkah Arsenal tanpa kebobolan berlanjut hingga pertandingan ke-11. Dan rangkaian kekalahan kali ini menjadi kekalahan terpanjang Arsenal sejak Februari 2002.

Gol kelima Glenn Murray dalam beberapa pertandingan membuat kedudukan menjadi 2-0 untuk tuan rumah Brighton and Hove Albon. Arsenal membalas melalui Pierre-Emerick Aubameyang dua menit jelang turun minum.

Arsenal meningkatkan permainan pada babak kedua. Namun tuan rumah Brighton mampu mempertahankan kemenangan kandang ketiga beruntun di Liga Premier dan naik ke peringkat 10 dalam klasemen.

Kekalahan kedelapan Arsenal dalam seluruh kompetisi di 2018 membuat mereka tedampar di peringkat keenam. Tertinggal 13 angka dari pesaing London utara mereka Tottenham Hotspur yang bertengger di peringkat keempat klasemen.

Manajer Arsenal Arsene Wenger mengatakan, Dirinya tidak menyangkal mengenai perjalanan buruk klubnya. Dia meyakini bahwa klub London utara itu sedang dalam kondisi lebih buruk dibandingkan musim lalu.

Wenger menuai kritik dari para penggemar dan pengamat ketika Arsenal menghuni peringkat keenam di klasemen dengan 45 poin, tertinggal 30 poin dari pemuncak klasemen Manchester City setelah 28 pertandingan. “Musim ini lebih buruk dibanding musim lalu karena pada musim lalu kami memenangi piala dan kami mengumpulkan 75 poin,” kata Wenger.

Dengan kondisi yang dialami Wenger menyebut akan menganalisa kondisi tim pada akhir musim. “Jangan khawatir, saya dapat hidup dengan realita. Pada saat ini, kami kehilangan final dan kami kehilangan pertandingan kejuaraan yang besar. Apa hal-hal yang digaris bawahi? Kami harus fokus pada apa yang kami lakukan dengan baik dan apa yang tidak kami lakukan dengan baik. Kami perlu memperbaikinya,” tandasnya.

Arsenal dikalahkan Manchester City sebanyak dua kali dalam lima hari. Dimulai dengan final Piala Liga diikuti oleh kekalahan liga. Kekalahan tersebut memicu semakin derasnya tuntutan agar manajer klub London utara itu mengakhiri 22 tahun masa kerjanya.

Mantan pemain bertahan Arsenal Martin Keown mengkritik Wenger setelah kekalahan pada Kamis (1/3/2018). Keown menilai pria Prancis itu memilih melakukan rutinitas dibandingkan beradaptasi dengan perubahan. Sementara Wenger menimpali pernyataan Keown dengan menyebut siap melakukan diskusi mengenai penilaian tersebut. “Anda dapat mendiskusikan pernyataan itu karena hal itu tidak sepenuhnya benar,” tambah Wenger.

Arsenal setidaknya menikmati kesuksesan reguler di Piala FA dalam beberapa tahun terakhir. Namun satu-satunya peluang mereka untuk memenangi trofi musim ini adalah Liga Europa, di mana mereka akan berhadapan dengan klub Italia AC Milan pada pertandingan 16 besar yang akan berlangsung bulan ini. (Ant)

Lihat juga...