Warga Bakauheni Antusias Ikuti Pelayanan Kependudukan Gratis

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG — Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Selatan, bersama pemerintah kecamatan Bakauheni melakukan pelayanan administrasi kependudukan di desa (Pakde) di desa Bakauheni.

Camat Bakauheni, Zaidan,SE, mengatakan, perekaman ditujukan kepada ratusan warga Bakauheni yang belum memiliki dokumen seperti kartu keluarga dan KTP Elektronik (KTP el),  sehingga diberi kesempatan melakukan perekaman KTP el, pencetakan KTP el, pencetakan kartu keluarga.

Menurut Zaidan, berdasarkan data pendaftar yang akan melakukan perekaman, ada sekitar 200 warga, dengan tujuan melengkapi administrasi kependudukan.

“Khusus untuk akta pencatatan sipil seperti akta kelahiran, sementara dilayani di kantor Disdukcapil, karena memperhitungkan keterbatasan peralatan dan prioritas pelayanan mobil keliling. Sementara untuk KK dan KTP elektronik,” terang Zaidan, kantor desa Bakauheni, Kamis (22/2/2018).

Zaidan juga mengatakan, acara tersebut telah diberitahukan beberapa sehari sebelumnya. Saat ini, di wilayah Bakauheni dari total sekitar 5.000 warga tersisa ratusan  warga yang belum melakukan perekaman dan sebagian melakukan perubahan dokumen kependudukan.

Menurutnya, sebagian warga yang belum melakukan perekaman dan memiliki KK, berdasarkan pendataan, disebabkan beberapa faktor. Saat jadwal perekaman warga tidak ada di tempat, karena bekerja di luar daerah, belum mengurus surat pindah, mengalami perubahan data serta berbagai faktor lain.

Sistem jemput bola oleh Disdukcapil disebutnya membantu masyarakat tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil dengan lokasi yang jauh dan membutuhkan biaya.

Masih banyaknya warga yang belum melakukan perekaman, kata Zaidan, juga karena sebagian warga yang tercatat di kartu keluarga pada 2018 sudah cukup umur untuk memiliki KTP el.

Zaidan,SE (kiri) camat kecamatan Bakauheni Lampung Selatan dan Syahroni kepala desa Bakauheni (kanan), didampingi Satpol PP melihat pelaksanaan perekaman KTP el dan KK di Kantor Desa Bakauheni [Foto: Henk Widi]
Adanya perekaman KTP el bertujuan mempermudah para siswa mengurus surat setelah lulus, di antaranya SIM, SKCK dan syarat lain.

Program pelayanan tersebut menurut Zaidan merupakan realisasi program pelayanan administrasi kependudukan di desa (Pakde). Sistem jemput bola hingga ke desa tersebut ditargetkan bisa menyelesaikan perekaman bagi warga yang belum memiliki KTP Elektronik, KK dan di desa-desa yang jauh dari jangkauan ke ibukota kabupaten.

Farida (34), warga Desa Bakauheni, mengaku sengaja datang untuk mengubah kartu keluarga yang dimilikinya, karena pindah domisili pascaterkena proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Ia juga melakukan perubahan status dari sebelumnya janda dan kini sudah menikah kembali.

“Perubahan alamat meski masih satu desa dan kecamatan, namun untuk persyaratan administrasi dalam penebusan beras sejahtera harus sesuai dengan domisili saya sekarang,” beber Farida.

Ia mengatakan, hanya melakukan perubahan domisili karena berdasarkan sosialisasi KTP Elektronik yang dibuatnya berlaku seumur hidup. Selain cepat dan dilayani dengan ramah, ia mengaku tidak harus mengeluarkan biaya untuk datang ke kantor Disdukcapil yang berjarak puluhan kilometer dari tempat tinggalnya.

Syahroni, kepala desa Bakauheni, menyebut dari sekitar 200 pendaftar tercatat sebanyak 100 orang melakukan perekaman KTP El. Sebagian melakukan pembuatan KK baru, perubahan KK karena pindah domisili dan perubahan status. Sebagian besar warga yang mengikuti program perekaman berasal dari 19 dusun di desa Bakauheni.

“Warga yang tidak bisa hadir pada hari ini masih bisa mengurus dokumen kependudukan di kantor Disdukcapil,” terang Syahroni.

Sesuai jadwal pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan di desa (Pakde) juga dilakukan di desa lain di kecamatan Bakauheni. Pelaksanaan Pakde di kecamatan Bakauheni di antaranya digelar di desa Kelawi, desa Totoharjo, desa Hatta dan desa Semana. Banyaknya pendaftar membuat pelaksanaan perekaman yang dilakukan sejak siang berlangsung hingga sore hari.

Lihat juga...