PSMS Digulung Persija 4-1
SOLO – PSMS Medan harus mengakui keunggulan Persija Jakarta pada perhelatan Piala Presiden 2018. Pada leg pertama semifinal yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Sabtu (10/2/2018), anak-anak Medan digulung Macan Kemayoran 1-4.
PSMS Medan yang berstatus tuan rumah, menjamu Persija dipertandingan yang disaksikan sekira 22.000 penonton. Mayoritas penonton yang hadir adalah pendukung tim tamu. Namun demikian, kehadiran penonton tersebut tidak mengurangi niat kedua tim untuk tampik terbaik untuk saling berebut tiket final.
Pada babak pertama PSMS Medan langsung dikejutkan oleh serangan cepat yang dilancarkan Ismed Sofyan dan kawan-kawan. PSMS kebobolan terlebih dahulu di menit ketiga melalui tendangan bebas yang dilakukan striker Persija, Marco Simic, dari bola mati di luar kotak penalti.
Bola tendangan Marco mengarah ke sudut gawang PSMS sehingga mengubah kedudukan menjadi 0-1 untuk Persija. 10 menit kemudian, PSMS kembali kebobolan melalui tendangan pemain asingnya, Marco Simic yang lepas dari penjagaan pemain barisan belakang Medan.
Gol ketiga anak-anak Ibu Kota dicetak tiga menit kemudian, melalui sundulan kepala Jaimerson Da Silva yang memanfaatkan tendangan sudut dari Rohit Chan. Gol cantik tersebut mengubah kedudukan menjadi 0-3 untuk Persija Jakarta.
Meski ketinggalan tiga gol dalam waktu cepat, sebagai tim promosi PSMS tetap terus bermain penuh semangat untuk bisa keluar dari tekanan. Namun, Ismed Sofyan dan kawan-kawan terlihat lebih berpengalaman dengan melakukan pressing ketat, sehingga PSMS sering kehilangan bola saat mencoba membangun serangan.
PSMS akhirnya mampu memperkecil gol di menit ke 43 setelah bola mental dari kiper Persija, Andritany Ardhiyasa, dimanfaatkan dengan baik oleh Nguisson Kissito. Kedudukan menjadi 1-3 yang tercipta di menit akhir babak pertama tersebut akhirnya menjadi skor akhir saat turun minum.
Memasuki babak kedua PSMS Medan yang banyak diperkuat pemain muda tetap permain penuh semangat untuk mengejar ketinggalan gol dari Persija. Namun tim promosi Liga 1 Indonesia tersebut kelihatan masih deman panggung dan sering salah umpan.
PSMS harus kebobolan lagi gawangnya menit 73 setelah Marco Simic menciptakan hattrick atau gol ketiganya. Gol Marco berawal dari umpan silang yang diberikan oleh Ismed Sofyan ke depan gawang PSMS, Marco yang lepas dari kawalan M Robby langsung menyambar bola yang tidak mampu diantisipasi penjaga gawang PSMS Medan Abdul Rohim.
PSMS yang ketinggal tiga gol tetap melakukan serangan untuk bisa mengejar ketinggal atas Persija. Namun, solidnya barisan belakang Persija belum mampu ditembus dua pemain asing PSMS Medan sehingga kedudukan tetap 1-4 sehingga babak kedua usai.
Pelatih PSMS Medan Djadjang Nurdjaman mengakui kemenangan Persija dengan skor 1-4. Hal tersebut dinilai lebih dikarenakan, timnya kurang fokus dalam pertandingan terutama selama sekitar 15 menit pertama saat harus kemasukan tiga gol. “Persija banyak pemain yang berpengalaman, dan Marco Sivic merupakan pemain terbaik Persija yang memiliki insting mencetak gol yang bagus,” katanya.
Pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra mengatakan pemainnya bermain sesuai instruksi di latihan. Pemain bekerja keras untuk menciptakan pressing ketat ke PSMS dan berhasil mencetak empat gol pada leg pertama ini. “Saya meminta pemain melakukan pressing ketat ke pemain PSMS dan mereka berhasil membuat empat gol untuk modal pada pertandingan selanjutnya,” pungkas Stefano. (Ant)