“Minangkabau Summit” Diharapkan Dongkrak Pemasaran Produk Daerah
PADANG — Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit mengharapkan pameran “Minangkabau Summit” yang sudah digelar dalam rangkaian peringatan Hari Pers nasional (HPN) 2018, di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mampu mendongkrak pemasaran produk asli daerah.
“Pameran produk daerah termasuk Usaha Kecil Menengah (UKM) dan industri rumah tangga, sudah digelar selama lima hari berturut-turut melalui ‘Minangkabau Summit’, diharapkan menjadi salah satu pendongkrak pemasarannya,” kata Nasrul Abit, saat penutupan Minangkabau Summit di Padang, Jumat malam.
Karena produk daerah yang dipamerkan pada ratusan stan dalam “Minangkabau Summit” memperoleh kesempatan promosi secara luas.
“Ada banyak orang yang datang, baik para pelaku bisnis, media, serta tamu dari luar negeri. Ketika beragam produk itu sudah dipromosikan, tentu kami berharap ‘Minangkabau Summit’ tidak berhenti di sini,”katanya.
Pemerintah, lanjutnya akan mendorong agar muncul perjanjian atau kerja sama bisnis, sehingga produk UKM serta industri rumah tangga bisa memperoleh pasar lebih luas.
Baik itu kuliner, hasil kerajinan tangan, sulaman, tenun, serta produk lainnya yang dibuat masyarakat Sumbar.
“Kami akan terus berupaya karena itu semua hasil produksi masyarakat Sumbar yang berpengaruh pada peningkatan hasil produksi daerah,” kata nasrul Abit.
Sementara Ketua Bidang Pameran Panitia HPN Pusat Adi tresnanto, menyebutkan pameran “Minangkabau Summit” yang digelar pada 5-9 Februari itu, merupakan kegiatan yang digelar khusus.
“Kegiatan ini merupakan ajang yang dibuat khusus, dengan tujuan terciptanya interaksi secara luas antara masyarakat, pers, instansi pemerintah, dan unsur lain yang terlibat,” terangnya.
Dalam pelaksanaannya, katanya, ia tidak menampik masih terdapat kekurangan. Hanya saja secara keseluruhan kegiatan tersebut sudah dijalankan sesuai konsep.
Pada bagian lain, dalam penutupan itu juga diumumkan juara stan untuk sejumlah kategori lomba, yang digelar di “Minangkabau Summit”.
Pertama untuk lomba stan masakan tradisional, juara pertama diraih Kabupaten Pesisir Selatan, kedua Kota Padang Panjang, dan juara tiga Kabupaten Limapuluh Kota.
Selanjutnya kategori lomba stan memasak rendang yang dimenangkan Kota Solok, kedua Padangpanjang, dan ketiga Kabupaten Pesisir Selatan.
Selain itu juga diumumkan pemenang lomba stan terbaik bidang promosi wisata, infrastruktur, industri agro, lomba menyanyi, dan lainnya.[ant]